BANTUL – Sugiyanti resmi dilantik sebagai Lurah Baturetno Periode 2026-2034 pada Kamis 5 November 2026. Warga masyarakat Baturetno, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunggu apa yang akan dilaksanakan dalam 100 hari ke depan.
Saat kampanye tempo hari, mantan Kaur Danarta (Keuangan) Baturetno (2010-2026) ini akan melaksanakan tiga program utama pada 100 hari kerja setelah pelantikan. Ketiga program tersebut, yakni Lurah menyapa warga, call center pelayanan, dan inventarisasi aset-aset desa.
Satu hari kemarin (Kamis 5/11/2026), sejak pagi sampai malam, lurah terpilih yang mendapat dukungan 5.591 suara, penuh dengan agenda seremonial. Pagi pelantikan di Kabupaten Bantul, siang serah terima di Kapanewon Banguntapan, dan malam pisah sambut di Kalurahan Baturetno.
Bagi warga masyarakat, acara seremonial itu tidak terlalu penting, yang penting itu adalah pelayanan, kerja, kerja, dan kerja untuk masyarakat. Sudah beberapa hari, ada sejumlah warga yang menunda berurusan dengan kalurahan, karena menunggu pelatikan lurah yang baru.
Salah seorang warga yang ingin balik nama sertifikat tanah berharap lurah yang baru mempermudah pelayanan, bukan justru mempersulit apalagi sampai “mbelih” warganya. Warga memberi amanah kepada Sugiyanti itu agar menjadi Lurah yang HEBAT, sesuai dengan visinya.

Saat mencalonkan diri sebagai Lurah Baturetno, Sugiyanti mengusung visi: BATURETNO HEBAT (Handal, Empati, Berintegritas, Agamis, dan Terpercaya). Sedangkan misinya:
- HANDAL: Berinovasi dalam pelayanan dengan berbasis teknologi terkini agar masyarakat mudah dan cepat dalam mengakses pelayanan publik.
-
EMPATI: Memberikan kepedulian lebih terhadap para pelaku usaha (UMKM) dan pelaku pariwisata untuk peningkatan perekonomian masyarakat, meningkatkan pemberdayaan perempuan, pemuda dan para penyandang disabilitas agar lebih berperan dalam pembangunan desa serta pelestarian budaya lokal dan memperkuat semangat gotong royong.
-
BERINTEGRITAS: Totalitas dalam menjalankan amanah, kerja keras, kerja cerdas, dan berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok serta mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.
-
AGAMIS: Harmonisasi kehidupan beragama dengan mendukung kegiatan keagamaan, pendidikan karakter dengan mengedepankan nilai moral dan etika serta memperkuat toleransi kerukunan antarumat beragama.
-
TERPERCAYA: Profesional dalam pelayanan dan menjalankan pemerintahan yang transparan, cepat, adil, ramah dan mudah.

Bagi warga, pelayanan yang ramah dan mudah menjadi harapan. Pelayanan yang tidak memberatkan warga, tanpa sogokan, dan mempermudah, tanpa berbelit-belit. “Dengan pengalaman menjadi dukuh selama 11 tahun, Bu Lurah sangat paham apa yang diinginkan warga masyarakat,” ujar Sumarmanta, Kaur Pangripta Kalurahan Baturetno, Jumat (6/11/2026).
Bu Lurah yang pernah menjadi Dukuh Pelem (1989-2010), saat pisah sambut Kamis malam, mengajak kepada semua elemen masyarakat dan kelembagaan kalurahan Baturetno untuk bersama mewujudkan visi misi Baturetno Hebat.
Sugiyanti berterimakasih kepada semua pihak, khususnya kepada H. Sarjaka yang telah merintis pembangunan di Kalurahan Baturetno. “Sekarang sudah tidak perlu lagi membahas pemilihan lurah. Mari kita bersatu padu membangun kalurahan demi kesejahteraan bersama.” tegas Bu Lurah yang lahir di Bantul 5 September 1966. (*)






