PKK Condongcatur Belajar Merajut Gantungan Kunci Berbahan Benang Nilon

Foto: Istimewa

SLEMAN– Tim Penggerak (TP) PKK Kalurahan Condongcatur menyelenggarakan Sekolah Keterampilan Condongcatur (Sekeco). Materi pelatihan keterampilan berupa pembuatan gantungan kunci rajut dari benang nilon, bertempat di Ruang Wacana Loka, Kalurahan Condongcatur, Kamis 23 Juli 2026.

Kegiatan diikuti anggota PKK dan masyarakat yang antusias mempelajari teknik dasar merajut hingga menghasilkan produk kerajinan yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Pelatihan dipandu Suci Winarti dan Saptiningsih, anggota Pokja II TP PKK Kalurahan Condongcatur.

Sekeco diketuai Suhartini, yang menjabat sebagai Dukuh Kentungan. Suhartini menuturkan, pihaknya secara rutin menyelenggarakan pelatihan setiap bulan dengan materi yang beragam. Mulai dari pembuatan suvenir, keterampilan boga, kerajinan tangan, hingga berbagai keterampilan produktif lainnya sebagai upaya pemberdayaan masyarakat.

Ketua Pokja II TP PKK Kalurahan Condongcatur, Siti Muhibah, menjelaskan bahwa Sekeco merupakan wadah pembelajaran nonformal yang bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha rumahan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi anggota PKK maupun masyarakat. Apabila ditekuni dengan serius, keterampilan ini dapat menjadi peluang usaha yang mampu menambah pendapatan keluarga, sekaligus memperkaya pengetahuan dan kreativitas peserta,” ujar Siti Muhibah.

Baca Juga:  Alpukat Kendil Rasa Enak Harga Mahal

Siti Muhibah menambahkan, hasil karya berupa gantungan kunci rajut dapat dimanfaatkan sebagai suvenir, cendera mata, maupun produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.

Dalam sesi praktik, narasumber menjelaskan setiap tahapan pembuatan gantungan kunci secara rinci, mulai dari pengenalan bahan, teknik dasar merajut, hingga proses penyelesaian produk. Peserta juga memperoleh perlengkapan praktik berupa benang nilon, hakpen (jarum rajut), dan perlengkapan pendukung lainnya sehingga dapat langsung mempraktikkan materi yang diberikan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tidak hanya belajar teknik merajut, tetapi juga saling berbagi pengalaman serta berdiskusi mengenai peluang pengembangan produk kerajinan yang dapat dipasarkan sebagai usaha mikro berbasis rumah tangga.

Sementara itu, Wakil Ketua Pokja II TP PKK Kalurahan Condongcatur, Wiji Astuti, menyampaikan bahwa kegiatan Sekeco akan terus berlanjut setiap bulan dengan materi yang variatif.

“Bulan depan peserta akan mendapatkan pelatihan di bidang olahan boga. Kami berharap dapat menjadi ruang belajar bersama yang mampu melahirkan masyarakat yang kreatif, mandiri, dan produktif,”kata Wiji.

Baca Juga:  Hadiri Kajian di Majelis Abata Jogja, Jamaah Antusias Kebagian Voucher Belanja di Pasar Bahagia

Secara nasional, program Pokja II PKK memang memiliki tugas mengelola bidang Pendidikan dan Keterampilan serta Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan keterampilan keluarga, memperkuat ekonomi kreatif, serta mendorong tumbuhnya kelompok usaha dan UP2K PKK. Pelatihan keterampilan sejalan dengan arah kebijakan tersebut dalam memperkuat ekonomi keluarga berbasis pemberdayaan masyarakat. (*)

Tinggalkan Komentar