Beteng Sentra Durian Lokal di Klaten

 Beteng Sentra Durian Lokal di Klaten

Lapak durian di pinggir jalan Desa Beteng, Sabtu (31/12/2023). (Foto: Wiradesa)

KLATEN – Beteng merupakan desa sentra durian lokal di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Wilayah kelurahan ini terletak di sisi timur lereng Gunung Merapi.

Desa Beteng, Kecamatan Jatinom, jaraknya 23 kilometer dari Kota Klaten. Jika ditempuh dengan kendaraan mobil memerlukan waktu sekitar 45 menit.

Sebelum menikmati lezatnya durian lokal Beteng, sebaiknya pecinta durian atau wisatawan merasakan segarnya berenang di umbul atau mata air alami di sekitar Jatinom.

Ada sejumlah umbul di sekitar Jatinom yang sudah dibangun kolam renang, antara lain di Umbul Jolotundo, Umbul Gendaren, dan mata air di sekitar Jatinom, seperti Umbul Ponggok, Umbul Manten, Umbul Besuki, Umbul Pelem, Umbul Sigedang, dan Umbul Nilo.

Wartawan Wiradesa.co, Minggu 31 Desember 2023, menikmati segarnya berenang di Umbul Jolotundo. Dengan tiket masuk Rp 5.000 per orang, sudah bisa berenang di air yang jernih, keluar dari sumber air, dengan sepuasnya.

Setelah berenang dan menikmati gorengan tempe dan ketela, serta minum kopi, Wiradesa.co melanjutkan perjalanan menuju Desa Beteng yang selama ini jadi sentra produksi durian lokal Klaten.

Perjalanan dari Umbul Jolotundo ke Desa Beteng tidak begitu lama. Jaraknya hanya sekitar 7,2 kilometer, ditempuh dengan waktu 16 menit.

Saat memasuki wilayah Desa Beteng, ada beberapa lapak penjual durian di sisi kanan kiri jalan. Dari sejumlah lapak jualan durian itu salah satunya Mbak Wur.

Sedangkan pengepul durian atau orang yang sering nebas pohon durian, salah satunya Prasojo. Dia beli durian ke pemilik pohon, saat durian masih di pohon.

“Durian yang dijual di sini, kebanyakan hasil durian lokal,” ungkap Prasojo, pengepul durian di Desa Beteng saat berbincang dengan Wiradesa.co, Sabtu (31/12/2023).

Baca Juga:  Tips Berwisata Air di Umbul Ponggok Klaten

Prasojo menjelaskan, banyak penjual durian dari berbagai daerah yang membeli durian di Beteng. “Padahal penjual durian itu dari daerah yang terkenal sebagai sentra durian,” papar Prasojo.

Penjual yang kulakan durian ke Beteng itu, antara lain dari Purworejo, Pati, dan Karanganyar. Mereka menjual di daerahnya yang selama ini dikenal sebagai sentra durian.

“Harga durian di sini rata-rata lima puluh ribu sudah dapat durian besar,” kata Bu Wur. Jika durian kecil harganya sekitar Rp 20.000 sampai Rp 30.000.

Lapak di sepanjang jalan Desa Beteng, selain menjual durian juga menjual manggis. (Foto: Wiradesa)

Selain durian, lapak-lapak di sepanjang jalan Desa Beteng juga menjual manggis. Harga manggis Rp 12.500 per kilogram.

Bagi penggemar durian, silahkan menikmati nikmatnya durian lokal di Beteng Jatinom. Agar terasa nikmat, lebih baik berenang dulu di umbul sekitar Jatinom Klaten. (Ono)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: