Jenis Lebah Lanceng dan Cita Rasa Madunya

Telur Lebah Lanceng. (Foto: Wiradesa)

MAGELANG – Ada ratusan jenis Lebah Lanceng di dunia ini. Namun yang diternakkan di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah, hanya ada empat jenis, yakni jenis Lebah Lanceng Biroi, Incisa, Itama, dan Laevicep.

Kelompok Ternak Kebonrejo Gubug Lanceng yang didirikan Muhammad Haris, juga membudidayakan empat jenis Lebah Lanceng. Keempat jenis lebah ini tidak menyengat, tetapi jenis Itama, lebahnya lebih besar dibandingkan jenis lainnya.

Lebah Lanceng jenis Itama selain lebih besar juga lebih agresif. Sehingga peletakan kotak-kotak koloninya, tidak di pinggir jalan, tetapi agak masuk, agar jauh dari jangkauan pengunjung.

“Jika koloni lebah jenis Itama diletakkan di pinggir jalan, kami khawatir lebahnya hinggap ke pengunjung, karena lebah jenis ini lebih agresif,” jelas Haris kepada Wiradesa.co, Minggu 25 Desember 2022. Namun pengunjung tidak perlu takut, karena Lebah Lanceng tidak menyengat dan tidak berbahaya.

Rasa madu Lanceng, ada yang pahit, manis, dan kecut. Namun semuanya ada aroma rasa asamnya. Soal cita rasa madu, dipengaruhi oleh berbagai hal, antara lain oleh nektar bunga yang dikonsumsi lebah, jenis lebah, dan letak geografis tempat ternak lebah.

Baca Juga:  Ketua RT dan RW di Sleman dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan
Propolis Lebah Lanceng. (Foto: Wiradesa)

Jika nektar bunga yang dikonsumsi lebah dari tanaman Salam, Perdu, maka madunya berasa pahit. Sedangkan jika curah hujannya tinggi, maka madu lebih encer. Meski rasanya ada yang pahit, manis, dan kecut, namun khasiatnya sama. Bagus untuk kehidupan manusia.

Jika ada masyarakat yang ingin ternak Lanceng, diharapkan menanam dulu tanaman yang menjadi pakan lebah. Idealnya satu koloni lebah sepuluh tanaman. Gubug Lebah yang beralamat di Kebonrejo, Candimulyo, Magelang, Jawa Tengah, menyiapkan koloni lebah yang siap memproduksi madu. (Ono Jogja)

Tinggalkan Komentar