Mahasiswa PPG Prajabatan Pendidikan Biologi UNY Berdayakan Masyarakat dengan Pelatihan Ecoprint

Mahasiswa PPG dalam mata kuliah Proyek Kepemimpinan jurusan Pendidikan Biologi F MIPA UNY melaksanakan program dalam rangka perwujudan proyek service learning di dusun Kutu Dukuh, Sinduadi, Mlati, Sleman. (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA – Mata kuliah Proyek Kepemimpinan menyediakan kesempatan untuk mahasiswa mengembangkan kemampuan kepemimpinannya melalui kegiatan service learning berbasis sekolah atau komunitas dalam bentuk proyek.

Lewat proyek ini mahasiswa didorong untuk mengasah kepekaan mereka bersama dengan para pihak dalam ekosistem di mana sekolah atau komunitas sasaran berada.

Sabtu, 8 Juli 2023 mahasiswa PPG dalam mata kuliah Proyek Kepemimpinan jurusan Pendidikan Biologi F MIPA UNY melaksanakan program dalam rangka perwujudan proyek service learning di dusun Kutu Dukuh, Sinduadi, Mlati, Sleman. Kegiatan proyek kepemimpinan ini mengusung tema besar “Pemberdayaan Masyarakat Sehat dan Ramah Lingkungan” yang memiliki beberapa proker kecil antara lain: sosialisasi pemilihan sampah; sosialisasi cara tepat dan efektif cuci tangan; pelatihan batik ecoprint; dan pelatihan pembuatan vertikal garden.

Tujuan dari tema besar ini untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri. Kegiatan pelatihan pemilahan sampah menjadi proker pertama yang dilaksanakan, selanjutnya proker cuci tangan, dan terakhir yaitu proker pelatihan ecoprint dan pembuatan vertikal garden.

Baca Juga:  KMF Yogyakarta Gelar Spacetalk "Kiai, Anak Muda dan Tantangan Global" dalam Rangka Harlah ke-22 dan Haul Masyayikh Mathali'ul Falah

Proses project ini dilakukan dalam kurun waktu 2 bulan yakni Juni-Juli 2023 yang mana melibatkan kelompok ibu2 pkk, pemuda, dan mahasiswa.

Pembuatan Ecoprint

Dalam pembuatan ecoprint ini memerlukan 3 tahapan yakni:

1. Tahap Mordanting: Untuk membuka pori-pori pada serat kain, sehingga zat-zat warna dari tumbuhan akan mudah terserap dan menempel pada kain. Bahan : TRO, soda kue, tawas.

2. Tahap Pounding: Bentangkan kain, susunlah daun sesuai kreasi. Bentangkan plastik diatasnya. Pukul-pukul dengan palu. Jemur dan angin-anginkan.

3. Tahap Fiksasi: Untuk mengikat motif dan warna yang sudah tercetak di atas kain. Masukkan tawas, 5 sdm ke dalam air. Aduk hingga larut. Masukkan kain hasil ecoprint, rendam selama 30 menit. Angkat dan jemur di bawah sinar matahari. Kain siap digunakan.

Tri, ketua PKK dusun Kutu Dukuh mengungkapkan bahwasannya kegiatan ini sangat bermanfaat sekali, semoga dapat diterapkan di rumah masing-masing sehingga mengurangi sampah yang ada di rumah. Menurut Rizkya Putri Adilla, perwakilan dari muda mudi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, karena dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat yang lebih luas serta membantu dalam pembuatan lingkungan yang lebih baik menggunakan tanaman. Kegiatan ini juga dapat membantu mengurangi sampah plastik dan harapan untuk kedepannya, supaya masyarakat dapat menerapkan sistem tanam/membatik seperti ini dan masyarakat mengerti manfaat dari kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Kalurahan Condongcatur Gandeng UNY dalam Menyeleksi Pamong Kalurahan yang Kosong

Dalam kegiatan ini juga sangat didukung penuh oleh dosen pembimbing lapangan, Rio Christy Handziko S.Pd.S.i.,M.Pd. Proyek kepemimpinan ini berupaya menyediakan kesempatan untuk mahasiswa mengembangkan kemampuan kepemimpinannya melalui kegiatan service learning berbasis komunitas dalam bentuk proyek. Kegiatan proyek kepemimpinan ini didokumentasikan dan nantinya akan dilaksanakan pameran gelar karya.

“Semoga kegiatan yang telah kami laksanakan dapat menambah minat, wawasan, dan motivasi warga Kutu Dukuh supaya ke depan dapat mengaplikasikan berbagai kegiatan sosialisasi dan pelatihan di kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat sehingga dapat terbentuk komunitas yang sehat dan ramah lingkungan di desa kutu dukuh yogyakarta,” kata Rio Christy. (Irya Prima)

Tinggalkan Komentar