Advertisement
HAWS
SCROLL TO CONTENT ↓

Gari Siap Laksanakan Program Budidaya Ikan Tematik

Lokasi yang diajukan Pemkal Gari untuk pelaksanaan Program Budidaya Ikan Tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. (Foto: Wiradesa)

GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Gari, Kapanewon Wonosari, siap melaksanakan Program Budidaya Ikan Tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Lahan dan pengelolanya sudah disiapkan untuk berbudidaya ikan lele dan nila.

“Lahan yang kami siapkan berada di belakang kantor kalurahan dan terpadu dengan kandang ternak dan bank pakan,” ujar Widodo, Lurah Gari, kepada Wiradesa.co, Selasa 11 Agustus 2026.

Area yang disediakan untuk budidaya ikan lele dan nila, luasnya sekitar 1.000 meter persegi. Status tanahnya merupakan tanah kas desa/kalurahan. Pemanfaatan TKD untuk kepentingan masyarakat, khususnya upaya merealisasikan ketahanan pangan.

Sedangkan penentuan jenis ikan lele dan nila, sesuai dengan permintaan pasar di wilayah DIY. Kebutuhan akan ikan lele dan nila cukup tinggi di kota pelajar dan mahasiswa. Sedangkan pemeliharaannya juga relatif mudah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Hery Sulistio Hermawan, menjelaskan di DIY ada 64 kelompok budidaya perikanan yang mengajukan untuk melaksanakan program Budidaya Ikan Tematik KKP.

Program ini, pembangunan fisik sarana budidaya dapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Sedangkan Dinas Kelautan dan Perikanan DIY melakukan pendampingan di lapangan. “Sarana budidaya, benih, pakan langsung dari kementerian. Dinas melakukan pendampingan di lapangan,” jelas Hery Sulistio Hermawan.

Baca Juga:  Peringati HUT Ke-56, Partai Golkar Purbalingga Gelar Bakti Sosial

DKP DIY berharap program Budidaya Ikan Tematik dapat dijalankan di awal September 2026. Pelaksanaan program ini dengan memanfaatkan lahan yang tidak terlalu luas dan pemanfaatan air yang bisa disirkulasi untuk keberlanjutan usaha.

Untuk wilayah DIY, jenis ikan yang dibudidayakan ikan lele dan nila. Dua jenis ikan ini pasarnya sangat terbuka di DIY. Diharapkan hasil panennya terserap untuk mendukung menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Program Budidaya Ikan Tematik KKP menggunakan sistem Mini RAS (Recirculating Aquaculture System). Air tidak dibuang, tetapi diputar lagi. Hal ini menjawab tantangan lahan dan sumberdaya air yang terbatas.

Cara kerja system Mini RAS. Air kotor dari kolam disedot pompa menuju unit filter. Kotoran padat dan sisa pakan disaring lewat filter mekanis, lalu racun ammonia diurai oleh bakteri baik pada filter biologis.

Selanjutnya air yang sudah bersih dan kaya oksigen dialirkan kembali ke dalam kolam. Keunggulan sistem ini, hemat lahan, irit air, padat tebar tinggi, dan kualitas air stabil. Tips untuk pemula, rancang filter yang baik, jaga aliran listrik, dan kontrol pakan. (*)

Tinggalkan Komentar