KULONPROGO– Badan Koordinasi TKA-TPA (Badko) Kabupaten Kulonprogo menggelar Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) XIII tingkat Kabupaten Kulonprogo pada Ahad, 27 September 2026 di SDN Percobaan 4 dan SMPN 1 Wates.
Sebanyak 15 cabang lomba dilaksanakan dalam FASI XIII, meliputi tartil, adzan dan iqamah, peragaan sholat, ikrar dan puitisasi Al-Qur’an, nasyid Islami, cerdas cermat Al-Qur’an, mewarnai gambar, ceramah agama Islam, menggambar, tilawah Al-Qur’an, tahfidz Juz ‘Amma, syarhil Qur’an, kisah Islami, dan kaligrafi.
Ketua Badko TKA-TPA Kabupaten Kulonprogo, H. Agus Wantoro, S.H., menyampaikan, FASI XIII diikuti sebanyak 639 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing rayon se-Kabupaten Kulonprogo. Ia berharap pelaksanaan FASI secara berjenjang dapat menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan potensi sekaligus mempersiapkan diri menuju jenjang perlombaan berikutnya.
“FASI dilaksanakan secara berjenjang. Harapannya, para juara nantinya dapat mewakili Kabupaten Kulonprogo di tingkat provinsi hingga nasional, sekaligus membawa dan mengharumkan nama Kulonprogo,” ungkap Agus.
Sementara itu, Bupati Kulonprogo, Dr. H. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., yang membuka kegiatan menyampaikan rasa haru dan bangga melihat antusiasme para peserta. Menurutnya, keberadaan anak-anak yang tumbuh dengan semangat belajar dan kecintaan terhadap Al-Qur’an merupakan hal yang patut disyukuri.
“Kita patut bersyukur memiliki anak-anak yang saleh dan salehah, yang tumbuh dengan semangat belajar serta kecintaan terhadap Al-Qur’an. Saya merasa terharu dan bangga melihat semangat serta potensi anak-anak kita hari ini. Semoga mereka terus tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan membanggakan keluarga, agama, serta daerah,” jelas Agung.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulonprogo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd., turut menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk generasi yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan spiritual. “Pendidikan karakter tidak hanya bertujuan membentuk anak-anak yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kecerdasan spiritual. Kita ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga baik dalam sikap, santun dalam perilaku, dan kuat dalam nilai-nilai keagamaan,” ujar Wahib Jamil.
Apresiasi terhadap pelaksanaan FASI juga disampaikan Ketua Badko TKA-TPA Daerah Istimewa Yogyakarta, Suprapto, S.Ag. Ia mengapresiasi Kabupaten Kulonprogo yang menjadi daerah pertama di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam penyelenggaraan FASI.
“Apresiasi kami sampaikan kepada Kabupaten Kulonprogo yang menjadi daerah pertama di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam penyelenggaraan FASI. Semoga pelaksanaan FASI menjadi momentum untuk terus mendorong prestasi dan pembinaan generasi Qur’ani di Kulonprogo,” ungkap Suprapto.
Setelah melalui rangkaian perlombaan di 15 cabang, FASI XIII tingkat Kabupaten Kulonprogo menetapkan para juara dari masing-masing cabang lomba. Adapun Juara Umum FASI XIII tingkat Kabupaten Kulonprogo diraih oleh Rayon Galur dengan nilai 110, disusul oleh Lendah, dan Sentolo dengan nilai yang sama yaitu 55.
Melalui pelaksanaan FASI XIII, diharapkan semakin tumbuh generasi Qur’ani yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mampu menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan TKA-TPA sekaligus mempersiapkan peserta terbaik Kulonprogo untuk berlaga di tingkat Provinsi DIY hingga nasional. (*)






