Advertisement
HAWS
SCROLL TO CONTENT ↓

Pemkal Condongcatur Salurkan PMT untuk 40 Ibu Hamil dan Balita

Foto: Istimewa

SLEMAN-Pemerintah Kalurahan Condongcatur kembali menyalurkan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan baduta stunted melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) Condongcatur. Penyaluran PMT periode Agustus 2026 berlangsung di Ruang Wacana Loka, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Kamis 13 Agustus 2026.

Sebanyak 40 penerima manfaat menjadi sasaran program tersebut, terdiri atas 10 ibu hamil dan 30 balita. PMT diberikan setiap bulan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kalurahan Condongcatur dalam mendukung pemenuhan gizi ibu hamil dan anak sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting di tingkat kalurahan.

Kegiatan dihadiri Plt. Lurah Condongcatur Budi Arto, S.IP., M.AP.; Koordinator KB Kapanewon Depok Siti Juwariyah, S.Sos.; Ketua Pokja IV TP PKK Kalurahan Condongcatur Tintrim Tri Pamungkas, S.E.; Ketua Dashat Condongcatur Tatik Sukarsih; serta perwakilan Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) Condongcatur Sri Wahyuni dan Anggota Tim Dashat.

Dalam sambutannya, Budi Arto berharap PMT yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi ibu hamil, balita, dan keluarga penerima manfaat.

Baca Juga:  UGM Kirim Tim Respons Cepat Penanganan Bencana ke Cianjur

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan seluruh keluarga senantiasa dalam keadaan sehat. Harapannya, anak-anak kita dapat tumbuh dengan baik, sehat, cerdas, dan tangguh,” ujar Budi Arto.

Menurutnya, pemberian PMT merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kalurahan Condongcatur terhadap kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil dan anak yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan kebutuhan gizi. Intervensi secara berkelanjutan diharapkan turut berkontribusi menekan prevalensi stunting di Condongcatur.

Ketua Dashat Condongcatur Tatik Sukarsih menegaskan bahwa bantuan PMT dari Pemerintah Kalurahan Condongcatur bersifat sebagai stimulan. Pemenuhan kebutuhan gizi sehari-hari tetap membutuhkan peran aktif keluarga.

“Bantuan dari Pemerintah Kalurahan Condongcatur merupakan stimulan. Selebihnya, keluarga tetap harus memperhatikan asupan gizi sehari-hari sesuai pedoman Isi Piringku dan menjaga kondisi kesehatan balita,” kata Tatik.

Tatik mengingatkan orang tua untuk senantiasa rutin hadir ke Posyandu, agar terpantau tumbuh kembangnya, serta memperhatikan asupan makanan dan kondisi gizi keluarga.

Sementara itu, Koordinator KB Kapanewon Depok Siti Juwariyah, S.Sos. memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menyampaikan informasi kepada peserta mengenai jadwal pelayanan Keluarga Berencana (KB). Informasi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan ibu.

Baca Juga:  Ayam Lokal Galur Baru Fapet UGM, Bobot 0,8 Kilogram Panen 70 Hari

Perhatian terhadap kesehatan anak juga disampaikan Ketua Pokja IV TP PKK Kalurahan Condongcatur Tintrim Tri Pamungkas, S.E. Ia mengingatkan para orang tua agar tidak mengabaikan imunisasi sesuai jadwal.

“Jangan lupa imunisasi. Imunisasi merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan anak, membantu membentuk kekebalan tubuh, dan memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi sehingga tumbuh kembang anak dapat berlangsung dengan baik,” kata Tintrim.

Kehadiran Sri Wahyuni sebagai perwakilan KKB Condongcatur turut memperkuat kolaborasi lintas unsur dalam pendampingan keluarga. Sinergi pemerintah kalurahan, DASHAT, TP PKK, penyuluh KB, Kampung Keluarga Berkualitas, kader, dan keluarga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui kegiatan ini, pemberian PMT tidak hanya diarahkan sebagai bantuan pemenuhan kebutuhan pangan bergizi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi keluarga mengenai gizi seimbang, kesehatan ibu dan anak, imunisasi, pola asuh, pelayanan KB, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita.

Pemerintah Kalurahan Condongcatur berharap pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu menjaga kesehatan ibu hamil dan balita, mendukung anak tumbuh sehat, cerdas, dan tangguh, sekaligus memperkuat upaya bersama untuk menekan angka stunting di Condongcatur. (*)

Tinggalkan Komentar