Manfaatkan Tanah Kas Desa untuk Tanam 200 Pohon Durian

Kebun durian di Klino, Sekar, Bojonegoro. (Foto: Istimewa)

BOJONEGORO – Pemerintah Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berusaha keras mewujudkan desanya menjadi destinasi wisata agro terkenal di Indonesia. Setelah sukses dengan budidaya bunga krisan dan sejumlah tanaman buah, kini mulai serius mengembangkan pohon durian khas Klino.

Kepala Desa Klino Dwi Nurjayanti mengungkapkan pihak desa telah menanam 200 pohon durian di tanah kas desa Desa Klino. Sekarang usianya sudah tiga tahun. Nantinya di kebun durian ini, pengunjung bisa memetik sendiri buah durian dan langsung dimakan di tempat. “Pohon durian yang ditanam merupakan varietas unggul durian lokal Klino,” ujar Dwi Nurjayanti, Rabu 26 Januari 2022.

Durian lokal Klino yang kini masih dirawat salah satu warga bernama Mbah Datrap terkenal dengan buahnya yang tebal dan rasanya legit dan manis. Salah satu pohon duriannya berusia lebih dari 100 tahun. Kini Mbah Datrap memiliki 40 pohon buah durian. “Saat ini yang berbuah ada 20 pohon,” jelas Mbah Datrap.

Kondisi tanah di Desa Klino cocok untuk tanaman pohon durian. Wilayah dengan ketinggian 400 meter di atas permukaan laut ini berada di lereng Gunung Pandan (903 m). Daerah ini sudah lama menjadi tujuan wisata. Berbagai fasilitas pariwisata dan kebun bunga serta buah-buahan menjadi daya tarik desa wisata Klino.

Baca Juga:  10 Tahun Lurah Condongcatur Konsisten Gelar Open House Halal Bihalal Bersama Masyarakat Umum

Desa Klino memili area camping ground yang luas dan di sampingnya ada green house bunga krisan. Kemudian tak jauh dari tempat kamping ada kebun jeruk, alpokat, dan kelengkeng. Pengunjung bisa bermalam sambil menikmati api unggun di tengah terpaan angin pegunungan yang menusuk pori-pori tubuh.

Lokasi desa wisata Klino mudah dijangkau dengan kendaraan mobil. Jaraknya sekitar 49 kilometer dari kota Bojonegoro. Perjalanan menuju Klino sungguh mengasyikkan, karena di kanan kiri jalan terdapat pemandangan alam yang indah. Sayang jika terlewati tidak dikunjungi. (*)

Tinggalkan Komentar