KDMP Hadir, BUMKal Dituntut Bertransformasi dan Memperkuat Sinergi

Foto: Istimewa

SLEMAN-Pemerintah Kalurahan Condongcatur turut berpartisipasi dalam talk show bertajuk “Ngobrol Bareng Bersama KPH. H. Yudanegara, Ph.D.” yang diselenggarakan di Pendopo DPRD Kabupaten Sleman, Rabu, 29 April 2026.

Kegiatan diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman, mengangkat tema “Kupas Tuntas Bumkal di Era KDMP: Siapkah Kalurahan?”. Kegiatan dihadiri para panewu dan lurah se-Kabupaten Sleman, forum BUMKal, direktur BUMKal dan BUMKalma se-Sleman, serta unsur perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, S.IP, M.IP, bersama Direktur BUMKal Nyawiji Condongcatur, Kuwat, S.Pd, ST, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penguatan ekonomi kalurahan melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) yang profesional dan berkelanjutan.

Dalam forum diskusi, sejumlah narasumber menyampaikan pandangan strategis terkait posisi dan peran BUMKal di tengah hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Andriyan Muryanto, SH, MA, selaku Kabid Pemberdayaan Kelurahan dan Kalurahan Dinas PMKKKP DIY, menyampaikan bahwa KDMP merupakan peluang sekaligus tantangan yang perlu direspons secara adaptif oleh kalurahan.

Baca Juga:  18 PKBM di Purbalingga Bahas Percepatan Penanganan ATS

Sementara itu, R. Agus Kholik, Ketua Forum BUMKal se-Kabupaten Sleman, menegaskan pentingnya transformasi kelembagaan BUMKal agar mampu bersinergi dan tetap relevan dalam dinamika ekonomi desa.

Pandangan serupa disampaikan oleh Wahyu Nugroho, SE, Lurah Sambirejo Prambanan, yang menekankan pentingnya kesamaan visi dan komunikasi dalam membangun kolaborasi antara BUMKal dan KDMP di tingkat kalurahan.

Dari sisi kebijakan, Asih Kushartati, S.TP, MT, Sekretaris Dinas Koperasi Sleman, menjelaskan bahwa pembagian peran yang jelas menjadi kunci keberhasilan, di mana KDMP berfokus pada sektor ritel dan layanan keuangan, sementara BUMKal mengelola potensi unggulan kalurahan.

Adapun Drs. Agung Armawanta, MT, Plt. Dinas PMK Sleman, menegaskan bahwa sikap proaktif dan kolaboratif menjadi faktor penting dalam menghadapi perubahan. BUMKal yang mampu beradaptasi akan menjadikan KDMP sebagai mitra strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi kalurahan.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menyampaikan harapannya agar ke depan BUMKal Nyawiji Condongcatur dan KDMP Condongcatur dapat saling berkolaborasi dan bersinergi, khususnya dalam upaya mendukung pemberdayaan masyarakat Kalurahan Condongcatur.

Baca Juga:  Syawalan Pemkal Condongcatur, Komitmen Memulai Lembaran Baru dengan Niat Baik, Memperbaiki Hubungan, dan Meningkatkan Kesadaran Sosial

“Kami berharap BUMKal dan KDMP di Condongcatur dapat berjalan beriringan, saling mendukung, dan menjadi kekuatan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan suasana ramai, interaktif, dan penuh antusiasme, ditandai dengan diskusi yang aktif dan konstruktif antara narasumber dan peserta.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pemerintah Kalurahan Condongcatur berharap dapat terus meningkatkan kapasitas kelembagaan serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Komentar