SLEMAN – Kalurahan Condongcatur resmi menyandang predikat Kalurahan Berkarakter Pancasila Tahun 2026 setelah dikukuhkan bersama lima kalurahan lainnya oleh Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman. Pengukuhan berlangsung di Pendopo Parasamya, Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Senin 27 Juli 2026.
Pengukuhan Kalurahan Berkarakter Pancasila Tahun 2026 dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Abu Bakar, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Sleman.
Selain Kalurahan Condongcatur, lima kalurahan lain yang turut dikukuhkan yakni Trimulyo Kapanewon Sayegan, Bokoharjo Kapanewon Prambanan, Argomulyo Kapanewon Cangkringan, Sendangsari Kapanewon Minggir, dan Margoagung Kapanewon Sayegan.
Masing-masing kalurahan mengirimkan 30 peserta yang terdiri atas lurah, pamong kalurahan, unsur Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal), serta perwakilan Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) dan tokoh masyarakat.
Pengukuhan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Sleman Nomor 59/Kep.KDH/A/2026 tentang Lokasi Pendampingan Kalurahan Berkarakter Pancasila sebagai Upaya Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Tengah Kehidupan Masyarakat Tahap VIII. Keputusan tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemerintah Daerah dalam Rangka Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, sekaligus menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperkuat ideologi Pancasila melalui pemerintahan kalurahan.
Dalam sambutan Bupati Sleman yang dibacakan Sekretaris Daerah, ditegaskan bahwa Kalurahan Berkarakter Pancasila bukan sekadar sebuah predikat, melainkan gerakan nyata untuk menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, serta kehidupan sosial masyarakat.
Pemerintah berharap kalurahan mampu menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial di tengah kehidupan masyarakat.

Bagi Kalurahan Condongcatur, pengukuhan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas sekaligus memperkokoh karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.
Plt. Lurah Condongcatur, Budi Arto, S.IP., M.AP., mengatakan bahwa pengukuhan Kalurahan Berkarakter Pancasila bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab bersama untuk memastikan nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dalam kehidupan masyarakat.
“Pengukuhan Kalurahan Berkarakter Pancasila merupakan komitmen moral dan tanggung jawab bersama untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam setiap pelayanan kepada masyarakat, tata kelola pemerintahan, serta perilaku kita sehari-hari,” ujar Budi Arto.
Menurutnya, keberhasilan mewujudkan Kalurahan Berkarakter Pancasila tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kalurahan, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengajak seluruh unsur masyarakat, mulai dari pamong kalurahan, BPKal, LPMK, TP PKK, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, hingga seluruh warga Condongcatur untuk bergandengan tangan mewujudkan kalurahan yang aman, rukun, maju, sejahtera, dan benar-benar berkarakter Pancasila. Semangat gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, serta musyawarah harus menjadi budaya yang terus kita rawat bersama,” tegasnya.
Budi Arto menambahkan, nilai-nilai Pancasila selama ini sejatinya telah tumbuh dalam kehidupan masyarakat Condongcatur melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan, sosial, keagamaan, budaya, maupun pelayanan publik. Dengan pengukuhan ini, seluruh praktik baik tersebut akan semakin diperkuat melalui pengembangan kelembagaan, penyusunan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, serta pembiasaan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Pengukuhan Kalurahan Condongcatur sebagai Kalurahan Berkarakter Pancasila juga sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sleman yang terus mendorong pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan karakter masyarakat. Melalui program ini, Kalurahan Condongcatur diharapkan menjadi contoh dalam membangun kehidupan masyarakat yang demokratis, harmonis, toleran, serta menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman.
Dengan predikat tersebut, Kalurahan Condongcatur kini memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga keberlanjutan program melalui penguatan kelembagaan, penyusunan kebijakan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, serta membangun budaya masyarakat yang mengedepankan gotong royong, integritas, kepedulian, dan semangat kebangsaan.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempertegas bahwa pembangunan karakter bangsa dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan kalurahan, sebagai fondasi utama menuju Indonesia yang maju, berdaya saing, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila. (*)







