PAC Muslimat NU Pejagoan Gelar Tahlil Kubro dan Pengajian Lapanan di Masjid Baitul Mukhlasin

Jamaah pengajian PAC Muslimat NU Pejagoan menyimak ceramah yang disampaikan KH Ali Muin Amnur. (Foto: Wiradesa).

KEBUMEN-Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Pejagoan, Kebumen menggelar tahlil kubro dan pengajian pada Minggu 5 Juli 2026. Pengajian menghadirkan penceramah KH Ali Muin Amnur pengasuh Ponpes Al Istiqomah, Petanahan.

Jamaah memadati lokasi acara sejak pukul 08.00 dan dibuka dengan tahlil kubro. Tampil pula paduan suara menyanyikan Indonesia Raya, Mars Muslimat, Mars Fatayat, Mustika Darling.

KH Ali Muin Amnur dalam ceramahnya menyampaikan perihal mengaji sebagai bentuk muhasabah atau introspeksi diri. Usai mengikuti pengajian adakah perubahan sikap dan perilaku serta aspek spiritualitas. “Kunci mengaji agar bisa bermuhasabah yakni mau membuka hati. Muhasabah atau introspeksi antara amal sholeh dan dosa kita banyak mana. Harapannya di masa-masa mendatang amal ibadah makin banyak dan ke depan makin baik,” kata Kiai Ali Muin.

Dalam kesempatan itu Kiai Ali Muin menyinggung peran penting kaum ibu dalam mendidik anaknya. Sebagai madrosatul ula. Anak anak sejak masih di kandungan hingga dalam masa pengasuhannya lebih banyak berinteraksi dengan ibu.

Baca Juga:  1.000 Anak di Kecamatan Kalimanah Ikuti Vaksinasi Binda Jawa Tengah

Selanjutnya KH Ali Muin menerangkan perihal rezeki. Bahwa derajat rezeki yang paling tinggi adalah kesehatan sedangkan harta dunia kedudukannya justru paling rendah. “Sehat itu rezeki. Maka harus kita syukuri. Dengan sehat kita bisa cari harta atau uang,” ujarnya.

Kiai Ali Muin menambahkan, utamanya rezeki berupa anak sholeh dan ilmu yang manfaat. Sementara sempurnanya rezeki tak lain ridho dari Alloh Swt. Tanda-tanda seseorang mendapat ridho dari Alloh Swt diantaranya yang bersangkutan rajin dalam beribadah serta hidupnya ayem atau tenteram.

“Resep hidup tenang mintalah rezeki yang pas-pasan. Pas butuh apa pas ada,” tutupnya. (Sukron)

Tinggalkan Komentar