SLEMAN-PS Condongcatur (PS CC) melanjutkan tren kemenangan di Kompetisi Seri A Askab PSSI Sleman 2026 setelah menundukkan PS TGP dengan skor 7-1 di Lapangan Nogotirto, Rabu 30 September 2026 sore.
Enam gol pada babak kedua mengantarkan PS CC meraih kemenangan kedua beruntun sekaligus menjadi bekal menghadapi PS Pemda pada pertandingan berikutnya. Oktama Ditya Okizana menyumbangkan dua gol. Empat gol lainnya dicetak Muhammad Sakha Altaffarid, Farhan Arif Musthofa, Allan Aters, dan Ghifari Azhar. Satu tambahan gol berasal dari gol bunuh diri David Ri’fan Maulana, sementara gol balasan PS TGP dicetak Riflan Arfri Anhar melalui penalti.
Hasil tersebut menyambung kemenangan 2-1 atas PS Porab pada laga pembuka di Lapangan Jangkang, Selasa (22/9/2026). Dalam dua pertandingan, PS Condongcatur telah membukukan sembilan gol dan kebobolan dua kali, dengan selisih gol surplus tujuh.
Muhammad Sakha Altaffarid membuka keunggulan PS CC pada menit ke-17. Gol tersebut membawa PS Condongcatur menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Selepas turun minum, keunggulan PS CC bertambah melalui gol bunuh diri David Ri’fan Maulana pada menit ke-51. Farhan Arif Musthofa kemudian mencetak gol pada menit ke-56, disusul Allan Aters pada menit ke-63. PS Condongcatur semakin menjauh melalui tiga gol dalam rentang menit ke-75 hingga ke-78. Ghifari Azhar mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-75, sebelum Oktama Ditya Okizana mencetak dua gol beruntun pada menit ke-77 dan ke-78. Rangkaian gol tersebut membawa PS CC unggul 7-0.
Pada masa tambahan waktu, PS TGP mendapat hadiah penalti setelah kapten PS Condongcatur, Ahmad Safi’i, melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan di kotak penalti. Wasit kemudian menunjuk titik putih.
Riflan Arfri Anhar yang menjadi eksekutor berhasil menaklukkan penjaga gawang PS Condongcatur, Agung Prasetyo, pada menit ke-90+5. Gol tersebut memperkecil ketertinggalan PS TGP sekaligus menutup pertandingan dengan skor 7-1.
Produktivitas pada babak kedua menjadi pembeda utama dalam pertandingan ini. Lima pemain PS CC menyumbangkan gol, menunjukkan bahwa kontribusi mencetak gol tersebar di sejumlah pemain.
Meski meraih kemenangan telak, PS Condongcatur masih memiliki tantangan untuk menjaga konsistensi. Dalam dua laga awal, PS CC sama-sama kebobolan melalui penalti. Catatan tersebut menjadi pengingat pentingnya kedisiplinan bertahan hingga pertandingan berakhir. Sebelumnya, seusai laga melawan PS Porab, pelatih Fajar Subekti menyoroti kondisi fisik, komunikasi, dan koordinasi antarlini. Ia menekankan perlunya pembenahan agar para pemain dapat menjalankan skema permainan secara lebih maksimal
Manajer PS Condongcatur, Daris Wicaksono, sejak masa persiapan juga telah mengingatkan pentingnya menjaga fokus dan kekompakan dalam mengejar hasil terbaik.
“Para pemain harus tetap fokus, disiplin, menjaga kekompakan, dan menjalankan strategi tim dengan baik,” ujar Daris Wicaksono.
PS Condongcatur selanjutnya dijadwalkan menghadapi PS Pemda pada Rabu (7/10/2026) di Lapangan Jangkang, mulai pukul 15.15. Pertandingan ketiga tersebut menjadi kesempatan bagi PS CC untuk mempertahankan tren kemenangan sekaligus menguji konsistensi permainan. (*)






