SDN Puren Condongcatur Terima Kunjungan Tim Visitasi dan Akreditasi

Tim asesor Badan Akreditasi Nasional SD/MI DIY disambut para guru dan siswa SD Negeri Puren, Condongcatur. (Foto: Wasana)

SLEMAN – Lurah Condongcatur menghadiri visitasi akreditasi SD Negeri Puren Condongcatur Depok Sleman oleh Badan Akreditasi Nasional SD/MI DIY, Senin 7 Agustus 2023.

Dalam visitasi dan akreditasi ini, Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional SD/MI Daerah Istimewa Yogyakarta Drs. Pandaya, M.Pd, Dr. Y. Sri Rahayu, M.Pd dan tim disambut oleh lurah Condongcatur, kepala sekolah SD N Puren, dukuh Pringwulung, ketua RW 39, para guru dan siswa bersama komite dan masyarakat. Pelaksanaan penilaian dan visitasi akan berlangsung selama 2 hari, Senin – Selasa 7 – 8 Agustus 2023.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menyampaikan bahwa guru dan masyarakat turut berperan khususnya warga Puren RW 39 Pringwulung Condongcatur yang sangat membantu dalam menunjang proses perkembangan SD, dinamika dan belajar mengajar anak-anak dalam menggapai ilmu untuk masa depan dan membantu pengentasan buta huruf dalam skala nasional. Masyarakat di wilayahnya saling membantu bersama untuk kemajuan.

“Harapan ke depan SDN Puren dapat mempertahankan predikat sebagai sekolah dasar unggulan,” kata Reno.

Drs. Pandaya, M.Pd, selaku Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional SD/MI DIY menyampaikan tujuan akreditasi visitasi untuk sekolah dasar (SD) adalah untuk mengevaluasi dan memastikan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. Proses akreditasi visitasi melibatkan kunjungan tim penilai independen ke sekolah untuk menilai sejauh mana sekolah memenuhi standar pendidikan yang telah ditetapkan diantaranya: pertama, menilai kualitas pembelajaran dan proses pendidikan di sekolah. Kedua, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan sekolah dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Ketiga, memastikan sekolah menjalankan program pendidikan sesuai dengan pedoman dan kurikulum yang berlaku. Keempat, menjamin adanya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pendidikan. Kelima, meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan bagi siswa.

Baca Juga:  Pemkal Condongcatur Laksanakan Musyawarah DTKS di 18 Padukuhan

“Dengan akreditasi visitasi, diharapkan sekolah dapat terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan sehingga memberikan dampak positif bagi peserta didik, guru, dan masyarakat sekitar,” ucapnya.

Dukuh Pringwulung, Sahid Fahrudin mengatakan SD Negeri Puren menempati tanah seluas 2.280 meter persegi. Berdiri 1977 yang pada saat itu bernama SD Inpres, kemudian berkembang menjadi SD Negeri Budi Karya dan sekarang SD Negeri Puren.

Beberapa program unggulan SD Negeri Puren yakni keagamaan salat Zuhur berjamaah, melek IT, green and clean dengan mengelola sampah siswa sendiri, siswa kewirausahaan, school is fun. (Wasana)

Tinggalkan Komentar