Advertisement
HAWS
SCROLL TO CONTENT ↓

Sepuluh Petahana Tumbang

Antusiasme warga Baturetno, Banguntapan, Bantul, saat mengikuti Pemilihan Lurah, Minggu (4/10/2026). (Foto: Wiradesa)

BANTUL – Sepuluh petahana atau incumbent tumbang pada pemilihan lurah (pilur) di Kabupaten Bantul. Bahkan ada dua kalurahan dalam satu kapanewon (kecamatan), semua lurah yang menjagokan lagi, kalah dengan calon lain.

Di wilayah Kapanewon Piyungan, hanya ada dua kalurahan yang menyelenggarakan pemilihan lurah pada Minggu 4 Oktober 2026, yakni Kalurahan Srimartani dan Kalurahan Sitimulyo. Kedua kalurahan tersebut, calon dari petahana kalah semua.

Dari hasil penghitungan suara di Kalurahan Srimartani, petahana H. Mulyana mendapat 1.404 suara (13,40%) dan pesaingnya Semi SE memperoleh 9.098 suara (80,60%). Selanjutnya di Kalurahan Sitimulyo, petahana H. Juweni SE mendapat 2.446 suara (20,40%), Hj. Deviana Roshindra ST memperoleh 2.626 suara, dan H. Misnawi SPd mendapat 8.919 suara (57,70%).

Selain dua petahana tersebut, ada delapan patahana lainnya yang kalah dalam perebutan suara pada Pilur 2026. Mereka adalah Dwi Yuli Purwanto SH mantan Lurah Girirejo Imogiri, H. Sarjaka (Baturetno Banguntapan), Fathoni Aribowo (Ngestiharjo Kasihan), Sayudi (Patalan Jetis), Siti Fatimah (Sabdodadi Bantul), Sulistiya Atmaji SE (Ringinharjo Bantul), Mudiyana (Panjangrejo Patalan), dan Suwardi SPd (Triharjo Pandak).

Baca Juga:  Urai Stres Akademik, Siswa MI Muhammadiyah Klopogodo Ikuti Program Play Therapy

Sedangkan ada lima incumbent yang menang mutlak pada pilur 2026. Kelima petahana tersebut H. Joko Prayitno memperoleh 1.810 suara (91,20%) kembali memimpin di Kalurahan Singosaren Banguntapan. Kemudian Titik Istyawatun Khasanah SIP mendapat 4.997 suara (90,40%) terpilih menjadi lurah lagi di Sriharjo Imogiri.

Selanjutnya H. Akhmat Furqon AMd memperoleh 2.849 suara (89,80%) menang mutlak di Wonolelo Plaret. Petahana Wisnu Ardi SH mendapat 9.294 suara, kembali terpilih menjadi lurah di Tamantirto Kasihan, dan R. Susilo Hapsoro SE memperoleh 7.445 suara (75,10%) kembali menduduki kursi nomor satu di Wukirsari Imogiri.

Kepala Bidang Pemerintahan Kalurahan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Bantul, Wijiyana SIP, memaparkan ada tiga calon lurah yang pada Pilur 2026 memperoleh 9.000 lebih suara. Mereka itu adalah Wisnu Ardi (Tamantirto) mendapat 9.294 suara, Ari Suryanto (Panggungharjo) mendapat 9.129 suara, dan Semi (Srimartani) memperoleh 9.098 suara.

Pelaksanaan Pilur Serentak 2026 di Bantul berlangsung relatif lancar di 30 kalurahan. Pemilihan ini melibatkan 87 orang kontestan dan 24 orang calon di antaranya petahana. Hasil penghitungan suara, 14 petahana melenggang dan 10 petahana tumbang. Semoga keinginan warga agar ke depan akan lebih baik, benar-benar terwujud. (Ono)  

Tinggalkan Komentar