SLEMAN-Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara “Ngobrol Bareng Kapolresta Sleman” yang bertempat di ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur, Kamis 26 Februari 2026.
Plh. Kapolresta Sleman, Kombes Roedy Yoelianto, S.IK, MH siang itu hadir secara khusus untuk bertemu langsung dan menyapa kelompok Jaga Warga 4 Padukuhan sekitar Mapolda DIY (Jaga Warga Sanggrahan, Ngringin, Kaliwaru dan Jaga Warga Gejayan) serta perwakilan 10 Jaga Warga Maguwoharjo.
Dalam pertemuan tersebut Kapolresta Sleman menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jaga Warga atas peran aktif mereka membantu pengamanan saat aksi demonstrasi di depan Polda DIY beberapa waktu lalu.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran teman-teman Jaga Warga di lapangan. Kalian adalah mitra strategis kepolisian dalam memastikan aspirasi masyarakat tidak berujung pada tindakan anarkis. Terima kasih telah menjaga Sleman tetap aman,”ujar Plh. Kapolresta Sleman
Acara semakin dinamis saat memasuki sesi dialog interaktif. Tercatat 9 peserta menyampaikan pertanyaan langsung kepada Kapolresta, menunjukkan tingginya antusiasme dan kepedulian terhadap keamanan wilayah. Dialog berlangsung terbuka dan konstruktif, membahas teknis pengamanan lingkungan, pola komunikasi saat situasi darurat, hingga tantangan yang dihadapi relawan di lapangan.
Turut hadir dalam forum tersebut Kasat Binmas AKP Sugiyanto dan Kapolsek Depok Timur Kompol Agus Setyo Pambudi, yang bersama Kapolresta memberikan tanggapan langsung atas setiap aspirasi yang disampaikan.
Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji dalam sambutannya menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah kalurahan, para dukuh, dan kepolisian merupakan pondasi penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kolaborasi menjadi wujud nyata semangat guyub rukun dalam membangun sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga wilayah Condongcatur khususnya dan Sleman pada umumnya dapat menjadi lebih aman dan nyaman. Dengan semangat guyub rukun, masyarakat dan aparat dapat bekerja sama dalam mencegah gangguan keamanan dan membangun lingkungan yang lebih baik,” ungkap Reno.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Kapolresta Sleman menyerahkan bantuan sosial (bansos) serta rompi resmi Jaga Warga sebagai identitas dalam menjalankan tugas di lapangan.
Dengan adanya pertemuan tatap muka dan dialog dua arah ini, diharapkan hubungan antara kepolisian dan Jaga Warga semakin solid dalam mendeteksi dini serta mencegah potensi gangguan Kamtibmas di wilayah Kapanewon Depok dan sekitarnya. (*)








