Wiradesa dan Perum Peruri Mengembangkan Peternakan Domba di Kebumen

Perwakilan Perum Peruri Mas Aris Wibowo bersama Founder Wiradesa Group Sihono HT. (Foto: Wiradesa)

YOGYAKARTA – Wiradesa Group bersama Perum Peruri berencana melaksanakan pelatihan Pengembangan Peternakan Domba di Desa Jatimulyo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Pengembangan dari manajemen budidaya hingga produk turunannya itu akan diselenggarakan pada Minggu 24 Agustus 2025 di Jatimulyo.

Founder Wiradesa Group Sihono HT dan Perwakilan Perum Peruri Mas Aris Wibowo, Jumat 8 Agustus 2025, menandatangani kesepakatan kerjasama di Kantor Wiradesa.co Perum Wiyoro The Residence B1-2, Baturetno, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Perum Peruri mengapresiasi upaya Wiradesa untuk meningkatkan kesejahteraan peternak domba di Jatimulyo Kebumen. Upaya itu, antara lain terkait dengan perluasan pasar, pembuatan pakan alternatif, dan peningkatan kapasitas peternak domba.

“Meski lokasi kegiatannya tidak berada di ring satu perusahaan, tetapi pelatihan Pengembangan Peternakan Domba Sebagai Usaha yang Menguntungkan: Dari Manajemen Budidaya Hingga Produk Turunan itu berdampak positif pada ekonomi, sosial, dan lainnya terhadap masyarakat desa,” ujar Mas Aris Wibowo, sebagai alasan Perum Peruri mendukungnya.

Diharapkan para peternak dan juga masyarakat desa, memanfaatkan produk Perum Peruri untuk transaksi jual beli domba. Produk itu, antara lain meterai digital atau e-meterai, dan tandatangan digital. Sekarang ini transaksi dengan nilai di atas Rp 5 juta menggunakan e-meterai atau meterai elektronik.

Baca Juga:  Anggota Polsek Kokap yang Hanyut di Pantai Jungwok Ditemukan
Mas Aris Wibowo saat menandatangani papan Sekolah Jurnalisme Desa, salah satu program Wiradesa. (Foto: Wiradesa)

Founder Wiradesa Group Sihono HT berterimakasih atas kepedulian Perum Peruri terhadap upaya peningkatan kesejahteraan peternak domba di Jatimulyo Kebumen. Wiradesa berkomitmen untuk terus memandirikan desa dan menyejahterakan warga desa, termasuk para peternak domba di perdesaan.

Semoga kegiatan bersama antara Wiradesa dan Perum Peruri bisa memecahkan persoalan yang dihadapi para peternak domba di Jatimulyo Kebumen. Setidaknya ada tiga persoalan yang dirasakan para peternak domba, yakni masalah pasar, pakan domba, dan SDM peternak.

Untuk memasarkan produk domba, salah satu langkahnya dengan memanfaatkan teknologi digital. Wiradesa sudah menyiapkan aplikasi Lapak Ternak untuk jual beli domba. Selain itu para kelompok peternak domba juga bisa bekerjasama dengan pengelola Koperasi Desa Merah Putih Jatimulyo untuk pemasarannya.

Sedangkan masalah pakan, seorang peternak domba di perbukitan perbatasan Prambanan dan Gunungkidul akan membagikan pengalamannya membuat pakan alternatif domba dengan daun-daun kering. Peternak di daerah tandus, kering, bernama Susmono ini sekarang memelihara 150 domba berbagai jenis ras atau keturunan dengan pakan alternatif.

Baca Juga:  7 Oktober Ditetapkan sebagai Hari Bakti Pendamping Desa

Selanjutnya untuk peningkatan kapasitas peternak, Wiradesa yang didukung Perum Peruri menghadirkan akademisi dari Fakultas Peternakan UGM. Pakar ternak dari UGM akan memaparkan berbagai penyakit yang biasa menyerang ternak domba dan bagaimana mengobati atau mengatasinya.

Kepala Desa Jatimulyo, Sabit Banani, menjelaskan di desanya terdapat sekitar 200 peternak domba. Mereka terhimpun dalam 8 kelompok dan tersebar di 7 padukuhan 19 RT. Tujuh padukuhan yang menjadi sentra peternak domba, yakni Padukuhan Jatisari, Pejaten, Depok, Sembir, Karang Tawang, Karang Tanjung, dan Karakjiwan. (Ilyasi)

Tinggalkan Komentar