91 PNS di Purbalingga Terima Satyalencana Karya Satya dari Presiden

Bupati memberikan secara simbolis penghargaan Satyalencana Karya Satya dari Presiden. (Foto: Wiradesa)

PURBALINGGA – Sebanyak 91 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga mendapatkan penghargaan Satyalencana Karya Satya dari Presiden. Penghargaan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/TK/tahun 2021, tentang Penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya.

Kabid Pembinaan pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Purbalingga Jupri Santoso mengatakan, penghargaan diberikan kepada PNS yang telah mengabdikan dirinya dan dedikasinya kepada bangsa negara dan tidak pernah mendapatkan hukuman disiplin.

“Penerima penghargaan Satyalancana karya 30 tahun sebanyak 35 orang, penghargaan karya Satyalancana Karya Satya selama 20 tahun sebanyak 11 orang, serta untuk penghargaan selama 10 tahun sebanyak 45 orang,” jelasnya.

Dia menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan wujud perhatian pemerintah pusat atas pengabdian, kejujuran dan kedisiplinan kepada negara.
Salah satu penerimaan penghargaan 30 tahun Satyalancana Karya Satya Suselo mengatakan, sangat bangga atas penghargaan tersebut dan berterima kasih kepada pemerintah. “Walaupun sebentar lagi akan memasuki masa pensiun, kami tetap akan terus mengabdi kepada pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua PWI Pusat Apresiasi Program Wartawan Menanam Dukung Ketahanan Pangan

Gatot guru SMPN 1 Mrebet yang menerima penghargaan 20 tahun mengatakan, mementum ini merasa dirinya sangat dihargai oleh pemerintah. “Penghargaan bergengsi ini tidak semua PNS mendapatkannya, seperti di kantor kami ada 13 orang yang diusulkan namun hanya beberapa orang yang mendapatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Pemkab Purbalingga bersama sejumlah instansi dan elemen masyarakat bisa kembali merasakan Upacara Pengibaran Bendera dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-77 di Alun-alun. Penyelenggaraan upacara dalam skala besar ini tidak terlepas dari kasus Covid-19 yang sudah melandai di Kabupaten Purbalingga.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengungkapkanya, upacara tidak akan mungkin dlaksanakan jika Covid-19 di Purbalingga masih tinggi. “Oleh karena itu kami mengucapkan terimakasih kepada jajaran tenaga kesehatan, TNI Polri, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Pemuda dan sebagainya. Berkat gotong-royong, pandemi Covid-19 di Purbalingga bisa diatasi dengan baik,” ungkap Bupati selaku Inspektur Upacara.

Dia mengingatkan kembali, 77 tahun sudah Bangsa Indonesia merasakan nikmatnya merdeka. Tentunya kemerdekaan ini diraih dengan susah payah, ada tetesan darah, peluh para pejuang yang merelakan diri mereka demi kata merdeka.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk bersyukur, untuk meningkatkan nasionalisme dan meningkatkan cinta tanah air. Mudah-mudahan cinta tanah air dan nasionalisme ini senantiasa berkobar untuk NKRI,” katanya.

Baca Juga:  Sebagai Kiai Kampung, Beny Susanto Ajak Anak Bangsa untuk Menjaga Demokrasi di Indonesia

Peringatan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Kabupaten Purbalingga mengambil subtema Dengan Semangat Juang Panglima Besar Jenderal Soedirman Kita Jadikan Momentum Hari kemerdekaan Republik Indonesia Untuk Mewujudkan Purbalingga Hebat, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Tema tersebut dipilih untuk mengingatkan masyarakat untuk berbangga, bahwa Purbalingga pernah lahir pahlawan nasional Jenderal Besar Soedirman. (Prima Intan DI)

Tinggalkan Komentar