Jogja Darurat Sampah: Warga Antre Sejak Subuh Untuk Buang Sampah

Warga Jogja ramai-ramai buang sampah ke truk yang parkir di Jalan Katamso, Selasa (15/8/2023) pagi. (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA – Jogja darurat sampah. Persoalan sampah di Kota Yogyakarta dan sekitarnya sampai sekarang masih belum teratasi secara tuntas. Banyak warga yang harus antre sejak subuh untuk membuang sampah.

Berdasarkan pengamatan Wiradesa.co, sehabis subuh beberapa warga Jogja terlihat duduk menunggu truk sampah di Jalan Katamso. Mereka membawa sejumlah plastik sampah rumah tangga. Selain itu juga terlihat antrean motor pemungut sampah dari perkampungan penduduk.

Pada Selasa 15 Agustus 2023 pukul 06.00, sebuah truk sampah tiba. Puluhan warga langsung mendekat untuk melemparkan sampah ke dalam bak truk. Sedangkan tukang pemungut sampah, yang memakai motor, harus antre menunggu.

Berdasarkan keterangan Dwijo, warga Jogja, sejak TPA Piyungan ditutup awal Juli 2023, warga kesulitan untuk membuang sampah. Biar tidak menumpuk di depan rumah, warga mengantarkan sendiri ke penampungan sementara pinggir Jalan Katamso. “Masyarakat sudah mulai antre sejak subuh,” ujar Dwijo, Selasa (15/8/2023).

Sedangkan truk parkir di Jalan Katamso mulai jam 6 sampai jam 7. Menurut sopir truk, sampah yang terkumpul di Jalan Katamso dibuang ke tempat pembuangan sampah di Kulonprogo. Selain ada di Kulonprogo, pembuangan sampah sementara juga ada di Sleman.

Baca Juga:  FKP DAS DIY Paparkan 10 Program Dukung Pengembangan Jogja Hijau

Berdasarkan surat yang ditandatangani Sekda Daerah Istimewa Yogyakarta, Drs Beny Suharsono MSi bahwa TPA Regional Piyungan Bantul ditutup mulai 23 Juli sampai 5 September 2023. Keputusan itu diambil, karena lokasi zona eksisting TPA Regional Piyungan sudah sangat penuh dan melebihi kapasitas. (Ono Jogja)

Tinggalkan Komentar