Pemkal Condongcatur Serahkan Bantuan Alat Ukur Tinggi Badan dan Berat Badan Kepada 40 Posyandu Balita

Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji menyerahkan bantuan alat ukur berat badan babyscale kepada kader Posyandu balita di Condongcatur. (Foto: Istimewa)

SLEMAN – Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Condongcatur menyerahkan bantuan berupa lima alat ukur BB Babyscale kepada lima Posyandu balita dari total bantuan tahap dua yang akan diserahkan kepada 40 Posyandu balita di Condongcatur. Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji menuturkan, bantuan tersebut dalam rangka menunjang program penurunan stunting.

“Untuk tahap pertama pada Mei 2023 sudah distribusikan alat ukur tinggi badan (stadiometer). Harapannya dengan adanya alat bantuan alat- alat tersebut pengukuran TB, BB di Posyandu lebih valid dan mempunyai standar yang sama sehingga meminimalisir kesalahan pengukuran karena alat yang tidak standar antara Posyandu satu dengan yang lainya,” ungkap Reno, pada acara rapat koordinasi kader KB-Kesehatan yang dihadiri penyuluh KB Kapanewon Depok, Puskesmas Depok dan 40 kader Posyandu Kalurahan Condongcatur.

Kamituwa Condongcatur, Al Thouvik Sofisalam selaku penangungjawab bidang kegiatan menyampaikan, bantuan alat pengukur tersebut berasal dari dana desa. Al Thouvik juga menambahkan tentang penurunan stunting di wilayah Condongcatur didukung Program Dapur Umum Atasi Stunting yaitu pemberian PMT dan pendampingan serta pemantauan balita yang mengalami permasalahan tumbuh kembang sebanyak 20 anak.

Baca Juga:  Truk Pengangkut Sambal Tubruk Kontainer, Tim Basarnas Yogya Evakuasi Korban Terjepit

“Di bulan depan akan dimulai tahap 2 yaitu dengan sasaran balita stunting dan bumil KEK (Kurang Energi Kronis), misal lingkar lengan ibu hamil kurang dari 23.5, anemia, dari keluarga tidak mampu,” ucapnya.

Bidan Rindang dari Puskesmas Depok II menyampaikan, sosialisasi tentang vaksin rotavirus yang diberikan kepada bayi yang lahir maksimal 16 Mei 2023 secara gratis dan dilaksanakan di Puskesmas Pembantu Depok ll di Jalan Anggajaya.

Rotavirus adalah virus berbentuk seperti roda yang memicu gastroenteritis ditandai diare dan muntah-muntah sehingga bisa menyebabkan seorang anak mengalami dehidrasi berat. Tanpa penanganan yang tepat, terutama bila tak pernah mendapat imunisasi anak dengan vaksin rotavirus, ada kemungkinan infeksi bisa berujung fatal. Rotavirus merupakan penyebab paling umum diare berat pada anak-anak.

“Manfaat utama imunisasi rotavirus adalah mencegah penularan diare akibat rotavirus. Sejumlah penelitian menyebutkan imunisasi rotavirus pada anak dapat mencegah hingga 74 persen. Yang lebih penting, vaksin ini bisa mencegah sekitar 98 persen infeksi berat rotavirus. Angka perawatan di rumah sakit akibat diare karena rotavirus berkurang hingga 96 persen dengan imunisasi rotavirus,” kata Rindang.

Baca Juga:  Pesan di Balik Pakaian Adat Jokowi pada Detik-detik Proklamasi

Sedangkan Penyuluh KB Kapanewon Depok, Siti Juwariyah, menyampaikan informasi pelaksanaan KB Gratis IUD dan implant di Klinik Pratama Delima 24 dan 26 September 2023

Pada rapat koordinasi kader KB-kesehatan juga dilakukan cek kesehatan seperti cek tensi, cek asam urat dan GDS dari RS Hermina Yogyakarta. (*)

Tinggalkan Komentar