Booster Organik Fermentasi Wahyu Joglo Tani

Wahyu Santoso, menunjukkan Booster Organik, ramuannya di Joglo Tani, Jumat (24/4/2026). (Foto: Wiradesa)

Booster Organik hasil fermentasi Wahyu Santoso dari Joglo Tani terbukti menyuburkan tanaman, baik itu tanaman buah, sayuran, maupun bunga. Ramuan dari bahan-bahan organik ini sudah diujicobakan kebun Joglo Tani di Mandungan, Margoluwih, Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wahyu Santoso memperlihatkan sejumlah tanaman yang disiram dengan booster organik ramuannya yang tumbuh subur. Ada tanaman sayuran, terong, tomat, dan Lombok. Tanaman buah nanas, kelengkeng, dan pisang, serta tanaman bunga anggrek.

Bahan untuk membuat booster organik, yakni air leri atau bekas air untuk membersihkan beras, sebelum dimasak, kulit bawang, dan urine kambing. “Bahan-bahan limbah itu dicampur, dimasukkan ke botol atau tempat lain dan didiamkan minimal dua minggu,” ujar Wahyu Santoso, saat ditemui Wiradesa.co di Joglo Tani, Jumat 24 April 2026.

Cara membuatnya mudah. Menurut Wahyu, semakin lama waktu fermentasi, maka semakin bagus hasilnya. Pemakaian pupuk cair ini juga mudah, tinggal disemprotkan ke tanaman atau dikocorkan ke lahan tanaman.

Wahyu Santoso yang dipasrahi kakaknya TO Suprapto untuk mengurus rumah tangga Joglo Tani mengemukakan, Joglo Tani juga sudah memroduksi pupuk organik, baik pupuk cair maupun pupuk padat dengan label Multi Plant di bawah koordinasi CV. Binangun Gemilang Sembada Yogyakarta.

Baca Juga:  Pengangguran dan Kepercayaan Diri Rendah jadi Tantangan dalam Pembangunan SDM
Wahyu Santoso memperlihatkan tanaman sayur, buah, dan bunga yang diberi Booster Organik dari campuran air leri, kulit bawang, dan urine kambing. (Foto: Wiradesa)

Pembuatan pupuk organik ini agar pemanfaatannya tidak merusak tanah atau lahan pertanian. Hal ini menunjang misi Joglo Tani, membangun pertanian berkelanjutan. Tanah yang diberi pupuk organik, akan terus bisa dimanfaatkan untuk usaha pertanian.

Produk pupuk organik cair, antara lain berupa Paket Hemat Pupuk Organik Cair kemasan 5 liter. Sedangkan produk pupuk organik padat, antara lain Pupuk Organik Super. Pupuk organik padat ini kandungannya N-1 persen, P-2 persen, K-1 persen, C-org-10 persen, c/N-15, dan pH-7.

Produk Multi Plant, baik pupuk organik cair maupun organik padat, sudah dimanfaatkan oleh para petani lokal dari berbagai daerah, maupun petani di luar negeri. “Produk Multi Plant dari CV Binangun Gemilang Sembada Yogyakarta ini sudah sampai ke Qatar,” ungkap Wahyu Santoso. (*)

Tinggalkan Komentar