Gunung Kembang, Menikmati Pendakian Anak Sindoro yang Asri dan Bebas Sampah

 Gunung Kembang, Menikmati Pendakian Anak Sindoro yang Asri dan Bebas Sampah

Pemandangan jajaran gunung saat mendaki Gunung Kembang di Wonosobo. (Foto: Wiradesa).

WONOSOBO– Keasrian dan ekosistem Gunung Kembang masih sangat terjaga kealamiannya. Puncaknya menyuguhkan pemandangan yang indah. Jajaran gunung sekitarnya menjadi ciri khas yang eksotik. Selain itu, gunung ini terkenal sebagai gunung yang bersih dari sampah.

Gunung Kembang terletak di Wonosobo. Gunung yang berdampingan dengan jajaran puncak di sekitarnya. Gunung Sindoro yang paling dekat dan Sumbing, Bismo juga Prau berada di sekelilingnya. Gunung ini kerap disebut anak Gunung Sindoro.

Untuk mencapai puncak terdapat dua jalur pendakian, jalur Blembem dan Lengkong. Basecamp Blembem terletak di bawah wisata Gunung Cilik, Kaliurip, Kecamatan Kretek, Wonosobo. Basecamp Lengkong tidak terlalu jauh, hanya berjarak sekitar 4 Km dari Blembem.

Saat mendaki Gunung Kembang, pengurus basecamp memiliki aturan yang ketat khususnya soal sampah logistik. Pendaki diharuskan untuk menjaga kebersihan dengan meminimalisir sampah. Sebelum memulai pendakian, sampah yang akan dibawa dicatat untuk kemudian dibawa kembali saat turun dalam keadaan lengkap.

“Bagus, aturan yang ketat ini terbukti berhasil dalam menjaga kebersihan gunung. Bahkan saya sama sekali tidak melihat sampah selama pendakian menuju puncak,” jelas Nurma, Mahasiswa Jogja yang melakukan pendakian via Lengkong Rabu 3 Juli 2024.

Hutan vegetasi akan dilalui para pendaki mulai dari pos 2 hingga pos 4. Berbagai macam bunga dapat dinikmati keindahannya saat melewati hutan ini. Selain itu lumut yang menempel di pohon-pohon memberi kesan asri dan menyegarkan mata saat pendakian.

Gunung Kembang memiliki ketinggian 2340 MDPL. Jalur Lengkong terdapat lima pos yang harus dilewati. Dengan pendakian yang santai butuh waktu sekitar 4-5 jam untuk mencapai puncaknya. Setiap pos memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. (Yuniar Avicenna)

Redaksi

Mandirikan Desa Sejahterakan Rakyat

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: