CIREBON – Karang Taruna Desa Tegalsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, menjalani tahapan rechecking lapangan dalam Seleksi Karang Taruna Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026. Tahapan ini dipusatkan di Balai Desa Tegalsari dan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi program kerja.
Rangkaian penilaian dihadiri langsung oleh Ketua Karang Taruna Provinsi Jawa Barat, Ahmad Taufik, beserta enam anggota tim juri. Penilaian ini turut dikawal oleh jajaran pejabat daerah mulai dari Kepala Dinas Sosial, Kepala Bapperida, Kuwu Desa Tegalsari, Muspika Plered, Ketua Karang Taruna Kabupaten Cirebon Eka Wildanu, hingga perwakilan dunia usaha seperti PT FSCM dan PT Dharma Polimetal.
Dalam peninjauan lapangan pada Sabtu (22/8/2026), tim juri mendatangi sekretariat Karang Taruna, unit Usaha Ekonomi Produktif (UEP), kawasan industri PT FSCM, hingga Blok Wadas Tengah untuk berinteraksi dengan penerima manfaat. Saat peninjauan di pabrik PT FSCM, dipaparkan bentuk kolaborasi dan sinergi yang terjalin lama dengan Karang Taruna Desa Tegalsari dalam memberdayakan masyarakat lokal.
Ketua Karang Taruna Desa Tegalsari, Ade Wahyudi, S.IP., menjelaskan bahwa tahapan rechecking lapangan menjadi penentu penting untuk merebut posisi wakil provinsi di tingkat nasional. “Karang Taruna Desa Tegalsari harus bersaing dengan sembilan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat untuk merebut posisi wakil provinsi di tingkat nasional,” ujar Ade.
Ade menambahkan, parameter utama penilaian meliputi program dan inovasi sosial, kelembagaan dan administrasi, dampak kebermanfaatan bagi masyarakat, hingga aspek kemitraan. Melalui seluruh rangkaian peninjauan ini, Karang Taruna Desa Tegalsari berharap dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Cirebon ke tingkat nasional. (*)






