Advertisement
HAWS
SCROLL TO CONTENT ↓

Sambut HUT Kemerdekaan RI, Muda-mudi Kayen Gelar Lomba Antar Kelompok Ronda

Foto: Istimewa

SLEMAN-Semangat nasionalisme, gotong royong, dan persaudaraan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di RW 45 Padukuhan Kayen, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Ratusan warga memadati ruas jalan di depan Joglo Suratno untuk menyaksikan lomba antar kelompok ronda yang digelar Ikatan Muda Mudi Kayen (IMAMIKA’45) sebagai bagian dari rangkaian pesta rakyat menyambut Hari Kemerdekaan.

Kegiatan berlangsung Sabtu 1 Agustus 2026 menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan seremoni, tetapi juga melalui kebersamaan, kekompakan, serta pelestarian budaya gotong-royong yang hidup di tengah masyarakat.

Seluruh pemuda dan pemudi yang tergabung dalam IMAMIKA’45 turun langsung mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan. Mulai dari menata arena perlombaan, menyiapkan perlengkapan, mengatur jalannya pertandingan, hingga menyediakan konsumsi bagi peserta dan masyarakat. Kekompakan generasi muda tersebut menjadi salah satu kunci sukses terselenggaranya kegiatan yang berlangsung meriah, tertib, aman, dan penuh suasana kekeluargaan.

Acara dihadiri Dukuh Kayen Ade Hermawan Susilo, Ketua RW 45 Untung Maryanto, Ketua RT 07 Ardiyanto Nugroho, Ketua RT 08 Juwanto, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dari berbagai usia. Menariknya, para ketua wilayah tersebut tidak hanya hadir sebagai tamu kehormatan, tetapi juga ikut turun ke arena memperkuat kelompok ronda masing-masing sehingga menambah semangat sekaligus menjadi teladan kebersamaan bagi warga.

Peserta lomba berasal dari kelompok ronda malam Senin hingga Minggu yang selama ini aktif menjaga keamanan lingkungan. Mereka beradu kekompakan dalam empat cabang perlombaan. Yakni balap bakiak, estafet sundul balon, estafet kelereng, dan balon payung beregu. Seluruh permainan menuntut koordinasi, komunikasi, dan kerja sama tim sehingga menghadirkan suasana kompetitif yang tetap mengedepankan sportivitas.

Baca Juga:  SPS Asparagus II Mulai Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar

Sebelum perlombaan dimulai, panitia menggelar fun game yang sukses mencairkan suasana. Peserta yang salah mengikuti instruksi panitia mendapat hukuman wajah diolesi arang hitam. Tingkah lucu para bapak yang wajahnya dipenuhi coretan hitam akibat berulang kali melakukan kesalahan mengundang gelak tawa penonton. Suasana akrab tersebut menjadi hiburan tersendiri dan memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan penuh kegembiraan tanpa meninggalkan nilai kebersamaan.

Riuh tepuk tangan dan sorak sorai terdengar sepanjang perlombaan. Para ibu tampak antusias memberikan dukungan kepada suami dan kelompok ronda masing-masing, sementara anak-anak terlihat gembira menyaksikan aksi lucu para ayah mereka. Momen tersebut memperlihatkan kuatnya ikatan sosial masyarakat Kayen, di mana seluruh generasi terlibat dalam satu perayaan yang penuh makna.

Sebagai bentuk pelayanan kepada peserta dan warga, panitia juga menyediakan minuman hangat serta aneka makanan tradisional seperti telo godok, kacang godok, dan berbagai camilan khas kampung yang dinikmati bersama selama kegiatan berlangsung. Suasana sederhana namun penuh kehangatan itu semakin memperkuat rasa kekeluargaan antarwarga.

Ketua Panitia Vio Angger Atmojo mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan HUT Ke-81 RI sengaja dirancang melibatkan semua lapisan masyarakat.

“Kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu kami ingin seluruh warga, mulai anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga bapak-bapak, ikut merasakan kegembiraan dan kebersamaan. Lomba bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, dan menghidupkan kembali permainan tradisional yang sarat nilai gotong royong, sportivitas, serta persaudaraan,” ujar Vio.

Baca Juga:  Mendaki Puncak Gunung Ungaran, Berangkat dari Yogya tak Habis Rp 200 Ribu

Vio menjelaskan, rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI di RW 45 telah diawali dengan lomba Ibu-Ibu pada 26 Juli 2026 yang berlangsung meriah. Selanjutnya akan digelar lomba anak-anak pada Minggu, 9 Agustus 2026, kemudian ditutup dengan malam tirakatan dan pentas seni pada 16 Agustus 2026.

Sementara itu, Dukuh Kayen Ade Hermawan Susilo menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga dan khususnya IMAMIKA’45 yang telah menjadi motor penggerak kegiatan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemuda, panitia, dan warga yang telah menunjukkan semangat gotong royong luar biasa. Kekompakan seperti inilah yang menjadi modal utama membangun kampung yang rukun, aman, dan harmonis,” kata Ade.

Ade juga mengapresiasi kesadaran masyarakat yang telah menyemarakkan bulan kemerdekaan dengan memasang bendera Merah Putih, umbul-umbul, dan berbagai dekorasi lingkungan sejak 1 hingga 31 Agustus 2026.

“Pemasangan bendera dan hiasan kemerdekaan bukan sekadar memperindah kampung, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus wujud rasa cinta kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Semangat warga Kayen sejalan dengan ajakan pemerintah untuk menyemarakkan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui pemasangan atribut merah putih, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta penguatan nilai persatuan, gotong royong, dan nasionalisme. Tahun ini, peringatan HUT RI mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan menuju Indonesia yang semakin maju.

Baca Juga:  Muntowil Ajak Tantowi Yahya Bersepeda Susuri Kampung dan Persawahan

Hasil Lomba bapak-bapak antar kelompok ronda estafet kelereng Juara I Kelompok Ronda Malam Sabtu, Juara II Kelompok Ronda Malam Selasa dan Juara III Kelompok Ronda Malam Kamis sementara itu untuk lomba estafet sundul balon, Juara I: Kelompok Ronda Malam Minggu (11,78 detik) sedangkan lomba balap bakiak Juara I: Kelompok Ronda Malam Sabtu dan lomba balon payung beregu Juara I Kelompok Ronda Malam Jumat

Rangkaian perlombaan ditutup dengan pengumuman para juara dan penyerahan apresiasi kepada para pemenang. Suasana hangat kemudian diabadikan melalui foto bersama yang diikuti seluruh peserta, panitia IMAMIKA’45, Dukuh Kayen, Ketua RW 45, para Ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga yang hadir. Senyum dan gelak tawa yang menghiasi momen tersebut menjadi penutup indah sebuah malam yang sarat makna kebersamaan.

Perayaan HUT Ke-81 RI di RW 45 Kayen membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dikenang sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga dihidupkan melalui aksi nyata berupa gotong royong, kepedulian, dan persaudaraan. Dari sebuah kampung di Condongcatur, semangat itu terus tumbuh, menguatkan persatuan, dan menjadi inspirasi bahwa Indonesia yang kuat selalu dimulai dari masyarakat yang rukun, kompak, dan saling peduli. (*)

Tinggalkan Komentar