Dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM), Prof. Budi Guntoro, Ph.D., dipercaya memimpin Asian Association of Agricultural Colleges and Universities (AAACU) sebagai President untuk periode 2026–2028.
Penetapan tersebut berlangsung dalam 25th AAACU General Assembly Meeting yang diselenggarakan di Universiti Putra Malaysia (UPM), Malaka, Malaysia, pada 7–9 September 2026.
Kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dari kiprah Prof. Budi Guntoro dalam memperkuat jejaring pendidikan tinggi peternakan di kawasan Asia. AAACU merupakan jejaring perguruan tinggi pertanian dan bidang terkait di kawasan Asia yang mendorong kerja sama dalam pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta inovasi di bidang pertanian dan peternakan.
Sebagai President AAACU periode 2026–2028, Prof. Budi Guntoro akan berperan dalam mendorong kolaborasi antarperguruan tinggi anggota, memperkuat pertukaran pengetahuan, serta membuka ruang kerja sama akademik dan penelitian untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan pertanian dan pangan di kawasan Asia.
“Kolaborasi internasional bukan hanya tentang membangun jejaring kelembagaan, tetapi juga bagaimana menciptakan ruang bersama untuk berbagi pengetahuan, melakukan penelitian, dan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Budi Guntoro, Rabu (16/9).
Kepemimpinan tersebut sekaligus memperkuat posisi Fapet UGM dalam jejaring akademik internasional. Melalui berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi di kawasan Asia, Fapet UGM terus memperluas peluang kolaborasi dalam pendidikan, penelitian, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan sumber daya manusia bidang peternakan.
Penunjukan Prof. Budi Guntoro sebagai President AAACU periode 2026–2028 juga menjadi momentum bagi Fapet UGM untuk semakin aktif berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi pertanian dan peternakan di tingkat regional. (*)






