Puluhan Santri Ikuti Pesantren Kilat Bersama Karangtaruna Ajisaka

Penutupan pesantren kilat Karangtaruna Ajisaka Kebulusan. (Foto: Istimewa).

KEBUMEN-Kegiatan Pesantren Kilat pada Ramadan 1445 diselenggarakan Karangtaruna Ajisaka Desa Kebulusan Pejagoan, Kebumen. Pesantren kilat diikuti puluhan santri dan ditutup pada Sabtu 6 April 2024.

Pada rangkaian penutupan pesantren kilat diisi penampilan cerita rakyat berjudul Harta Qorun dibawakan Khoerul Azam. Usai cerita rakyat ditampilkan pula seni rebana oleh grup rebana Ajisaka.

“Peserta pesantren kilat puluhan santri di Kebulusan. Para santri putra putri remaja diasuh Ustaz Kosasih dan Ustaz Akhmad Suyatno,” kata Kepala Desa Kebulusan H Romelan Mustofa.

Romelan Mustofa menambahkan, harapan atas diselenggarakannya pesantren kilat Ramadan yakni terbentuknya karakter pemuda pemudi Kebulusan yang akan menjadi penerus dan pemimpin di masa depan. “Pemimpin yang berjiwa islami.Agar Kebulusan menjadi desa yang baldatun toyyibatun warobbun Ghofur. Pesantren Ramadan tiap tahun diselenggarakan Karangtaruna Ajisaka,” kata Romelan.

Selain kegiatan kerohanian, Karangtaruna Ajisaka juga aktif di bidang seni, grup rebana, seni barongsai jawa, olah raga sepak bola dalam wadah sekolah sepak bola Tunas Muda Kebulusan.

Menurut Romelan, kegiatan karangtaruna didukung Pemerintah Desa Kebulusan dengan pengucuran dana desa di APBDesa tiap tahun untuk kegiatan karang taruna. Dana yang dianggarkan untuk karangtaruna cukup besar.

Baca Juga:  Menteri ATR Tekankan Pentingnya Integrasi Pertanahan dan Tata Ruang

Pada kesempatan itu, Ketua Karangtaruna Ajisaka Kebulusan Puji Wahyudi menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemdes Kebulusan terhadap kegiatan karangtaruna. (*)

Tinggalkan Komentar