Donor Darah Triwulan Kedua di Condongcatur Himpun 50 Kantong Darah

Foto: Istimewa

SLEMAN – Kegiatan donor darah rutin triwulanan yang digelar PMI Kapanewon Depok bersama Pemerintah Kalurahan Condongcatur dan PMI Kabupaten Sleman kembali sukses dilaksanakan pada Selasa 19 Mei 2026.

Bertempat di ruang Wacanaloka Kalurahan Condongcatur yang nyaman dengan ruangan ber-AC, pada kesempatan tersebut dihimpun sebanyak 50 kantong darah.

Donor darah rutin secara konsisten dilaksanakan empat kali dalam setahun atau setiap tiga bulan sekali oleh PMI Kapanewon Depok bersama Pemerintah Kalurahan Condongcatur.

Pelaksanaan donor darah dipilih pada Selasa karena bertepatan dengan program pelayanan terpadu Semanis Madu (Selasa Melayani Semua, Mudah dan Terpadu) yang dipusatkan di Pendopo Kalurahan Condongcatur. Dalam program tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik dalam satu lokasi. Diantaranya layanan perpanjangan SIM A dan C dari Ditlantas Polda DIY, layanan Samsat Sleman, layanan BNN Sleman, kas keliling Bank Sleman, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga layanan publik lainnya.

Dalam kegiatan donor darah PMI Kabupaten Sleman menyediakan peralatan donor serta tenaga profesional. Sebanyak lima personel dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Sleman diterjunkan dengan membawa empat bed donor dan menyiapkan 60 kantong darah.

Pelaksanaan kegiatan turut didampingi jajaran PMI Kapanewon Depok, yaitu S. Khumaiyah (Maya), Dara Nafi Syifa B. Putri, Dafa B. Malik Ibrahim, Reza Arif Wicaksono, serta Sussilistyaningsih.

Baca Juga:  Erupsi Semeru Sebabkan Krisis Air Bersih

Ketua PMI Kapanewon Depok, Sussilistyaningsih, SE menjelaskan kegiatan donor darah rutin ini terbuka untuk seluruh masyarakat dengan sejumlah persyaratan kesehatan yang harus dipenuhi.

Adapun syarat pendonor antara lain dalam kondisi sehat, berusia 17 hingga 60 tahun, memiliki berat badan minimal 50 kilogram, tekanan darah normal, kadar hemoglobin antara 12,5–17 g/dl, tidur cukup minimal lima jam sebelum donor, sudah sarapan, tidak mengonsumsi obat tertentu minimal tiga hari sebelum donor, serta memiliki jarak donor minimal 60 hari.

Selain itu, calon pendonor juga dianjurkan mengurangi konsumsi rokok dan kopi menjelang donor serta memperbanyak konsumsi air mineral.

“Donor darah bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan stok darah, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan. Alhamdulillah kegiatan rutin ini terus mendapat dukungan dari berbagai instansi dan masyarakat,” ucap Sussilistyaningsih.

Sussilistyaningsih menambahkan, PMI Kapanewon Depok secara aktif mengirimkan surat permohonan partisipasi donor darah kepada berbagai instansi di wilayah Kapanewon Depok agar kegiatan dapat berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak pendonor sukarela.

Dukungan penuh datang dari berbagai pihak, antara lain Pemerintah Kapanewon Depok, Pemerintah Kalurahan Condongcatur, Polda DIY, Polsek Depok Barat, Polsek Depok Timur, Polsek Bulaksumur, Puskesmas Depok 1, 2, dan 3, Lanud Adisutjipto, Akademi Angkatan Udara (AAU), Koramil 11, Yonif 403, serta masyarakat Condongcatur dan sekitarnya.

Baca Juga:  Jafarudin Pimpin SMSI DIY Masa Bakti 2026–2030

Kegiatan donor darah juga mendukung Program Lada Manis (Layanan Darah Sleman Gratis), yaitu program Pemerintah Kabupaten Sleman bersama PMI Sleman yang memberikan layanan darah gratis bagi warga ber-KTP Sleman yang membutuhkan transfusi darah. Program tersebut menanggung biaya pengganti pengolahan darah melalui APBD Kabupaten Sleman guna membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani skrining kesehatan oleh petugas PMI Sleman untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi standar donor darah. Peserta juga disediakan teh hangat, air mineral, dan snack ringan bagi para calon pendonor.

Dari total 60 peserta yang hadir, sebanyak 50 orang berhasil mendonorkan darahnya. Sedangkan 10 peserta lainnya belum dapat melakukan donor setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Adapun rincian darah yang berhasil dikumpulkan meliputi golongan darah A sebanyak 11 kantong. Golongan darah B sebanyak 26 kantong, O sebanyak 12 kantong dan golongan darah AB sebanyak 1 kantong.

Menariknya, terdapat empat calon pendonor bergolongan darah AB yang sementara ditunda proses donornya dan dimasukkan ke dalam bank data pendonor siap donor. Langkah tersebut dilakukan karena golongan darah AB tergolong langka dan saat ini stok PMI masih mencukupi. Namun sewaktu-waktu sangat dibutuhkan apabila terdapat pasien dengan kebutuhan mendesak akan dihubungi.

Baca Juga:  HPN 2025 di Solo: Jadikan Hari Pers Sarana Introspeksi Rajut Kembali Persatuan di Kalangan Awak Media

Beberapa calon pendonor yang belum dapat mendonorkan darah disebabkan kondisi kesehatan tertentu seperti tekanan darah tinggi, kadar hemoglobin terlalu rendah atau terlalu tinggi, serta sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Humas Condongcatur, Wasana, SH menyampaikan bahwa para pendonor yang berhasil mendonorkan darah juga mendapatkan kesempatan memperoleh berbagai doorprize menarik dari mitra pendukung kegiatan.

“Kegiatan donor darah bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang kolaborasi sosial yang memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat. Kami mengapresiasi seluruh mitra, relawan, dan warga yang terus mendukung kegiatan kemanusiaan ini,” ujar Wasana.

Pemerintah Kalurahan Condongcatur menyampaikan terima kasih kepada para mitra pendukung kegiatan, di antaranya Bank BPD DIY Capem Condongcatur, Bank Sleman, BNN Sleman, Apotek Kimia Farma Condongcatur, Ahass Tunas Jaya Motor Sleman yang telah menyediakan berbagai doorprize menarik seperti payung, tumbler, gelas, mug, jaket, perlengkapan rumah tangga, dan hadiah lainnya.

PMI Kapanewon Depok bersama Pemerintah Kalurahan Condongcatur berencana kembali menggelar donor darah rutin triwulan ketiga pada Agustus 2026 mendatang di lokasi yang sama. (*)

Tinggalkan Komentar