Bantul Sukses Selenggarakan Festival Layang-Layang Internasional 2025

Selenggarakan Festival Layang-Layang Internasional 2025. (Foto: Istimewa)

BANTUL – Kabupaten Bantul sukses menyelenggarakan Festival Layang–Layang Internasional 2025 yang berjuluk Jogja International Kite Festival (JIKF) 2025 yang diselenggarakan sejak 26 Juli- 27 Juli 205, bertempat di Pantai Parangkusumo, Bantul.

Acara bertaraf internasional yang telah menjadi even wisata tahunan dan digelar sejak 2013 ini dibuka oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, didampingi Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi dibuka pada Sabtu 26 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) atas dukungannya terhadap pelaksanaan festival ini, yang dinilai mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bantul.

“Dengan adanya festival ini, kami harapkan kunjungan wisata di Bantul meningkat secara signifikan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan berkat dukungan Dana Keistimewaan (Danais) DIY, yang diharapkan dapat memperkuat sektor pariwisata dan budaya di daerah tersebut. Bupati Halim berharap Pantai Parangkusumo semakin dikenal luas sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Yogyakarta yang sarat nilai budaya dan legenda.

Baca Juga:  Gotong-royong Menuju Kebaikan, Komunitas Segamubeng Bagikan 500 Bungkus Nasi

“Mudah-mudahan festival layang-layang ini bisa terus berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari kalender wisata tahunan Kabupaten Bantul,” kata Halim.

Ribuan pengujung, baik wisatawan domestik, maupun mancanegara ikut menyaksikan even tersebut. Festival tersebut diikuti 6 negara yang berpartisipasi yakni Amerika Serikat, Slovenia, Slovakia, Jerman, Korea Selatan, dan Malaysia. Penyelenggara acara juga menggandeng sejumlah UKM untuk mengisi booth-booth kuliner yang telah disiapkan.

“Masing-masing negara membawa sekitar 35 layang-layang untuk kategori eksibisi,” ujar Ketua Panitia Jogja International Kite Festival 2025, Anang Saryanto.

Selain delegasi mancanegara, festival ini juga melibatkan sekitar 25 klub layang-layang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Lampung, Kalimantan Selatan, Cilacap, Kebumen, Solo, dan Magelang.

“Tahun ini ada sekitar 200 layang-layang nasional yang ikut dilombakan. Kategorinya antara lain layang-layang tradisional khas Yogyakarta, layang datar dua dimensi, serta layang tiga dimensi dalam bentuk ruang,” jelas Anang. (Budi)

Tinggalkan Komentar