JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia merancang penciptaan jutaan lapangan kerja melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ada enam unit usaha yang disiapkan untuk menyerap sedikitnya 2 juta tenaga kerja.
Enam unit usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang disiapkan, yakni unit usaha agen pupuk, pangkalan gas elpiji 3 kilogram, agen sembako, agen pusat layanan Pos dan bantuan pemerintah, layanan perbankan, serta klinik dan apotek desa.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ditargetkan menciptakan 2 juta lapangan pekerjaan. Rencananya koperasi ini diluncurkan pada 12 Juli 2025.
Lebih dari 65 ribu dari 80 ribu unit, sudah terdaftar berbadan hukum atau memiliki Sistem Administrasi Badan Hukum. Jadi sekitar 76,77 persen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sudah mendapatkan legalitas resmi.
Pada Rabu 26 Juni 2025, Bank Mandiri menggelar pelatihan Capacity Building SDM (Sumber Daya Manusia) dan Penguatan Kelembagaan Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih. Ada 1.348 orang pengurus yang dilatih di Mandiri Corporate University Jakarta.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan pihaknya menyediakan materi pemahaman keuangan serta sharing session agar kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memberikan dampak yang lebih optimal.
Untuk mengoptimalkan enam unit usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, koordinator unit usaha tersebut perlu menyusun rencana kerja dan bisnis plan-nya. Rancangan bisnis itu dilengkapi dengan analisis pasar, strategi pemasaran, dan proyeksi keuangan. (*)








