Kabupaten Purbalingga Raih Juara 3 IDSD dan Krenova

 Kabupaten Purbalingga Raih Juara 3 IDSD dan Krenova

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat menerima penghargaan. (Foto: Wiradesa)

SEMARANG – Kabupaten Purbalingga meraih juara 3 dalam acara Penerimaan Penghargaan Indek Daya Saing Daerah dan Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (IDSD dan Krenova), kategori Ekosistem Inovasi. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di gedung Gradika Bhakti Praja Semarang, Kamis 25 November 2021.

Piala dan piagam penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diterima Bupati Dyah Hayuning Pratiwi. Sementara itu, kategori Ekosistem Inovasi juara 2 Kabupaten Batang, juara 1 Kota Semarang dan juara umum kategori kabupaten diraih Kabupaten Sragen.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menjelaskan, Kabupaten Purbalingga meraih juara 3 dalam IDSD kategori Ekosistem Inovasi yang diukur dari pilar dinamika bisnis, pilar kapasitas inovasi dan pilar kesiapan teknologi.

Kebijakan dalam rangka peningkatan dinamika bisnis adalah pendelegasian wewenang pelayanan perijinan dan non perijinan kepada kepala DPMPTSP Kabupaten Purbalingga, penerapan OSS, pembangunan Mall Pelayanan Publik, insentif pajak dan retribusi, serta diskon langganan PDAM selama pandemi Covid-19.

Kebijakan dalam rangka peningkatan kapasitas inovasi adalah dengan pendampingan UMKM, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), kerjasama dengan perguruan tinggi dalam kerjasama inkubasi bisnis, pendirian perguruan tinggi UNSOED, ITBMP, UINZAIZU, UNPERBA, KKN tematik dengan LPPM, diseminasi hasil penelitian, kerjasama pengembangan infrastruktur, pengembangan klaster unggulan melalui kerjasama terkait pengemasan produk lokal dengan LIPI, kerjasama dengan Balit Jestro untuk pengembangan strawberry, pembangunan tempat usaha terpusat (pembangunan pusat industri logam /PILOG), sentra kerajinan tempurung, sentra kerajinan gula, penerapan teknologi informasi yang diukur dengan nilai SPBE, sistem informasi ijin penelitian (SI INTAN).

“Kebijakan dalam rangka peningkatan kesiapan teknologi adalah Tuka tuku, warung buntil (warung bunda Tiwi laris manis), Jujag-jujug Purbalingga, kerjasama dengan Bukalapak, dengan toko modern, kampung Marketer, Wastralingga, Griya UMKM, Toko Tani, Kampung Batik, fasilitasi dan sertifikasi halal,”ungkapnya.

Baca Juga:  UGM Terima Kunjungan Presiden Jerman

Penghargaan Indeks Daya Saing Daerah ada 4 aspek yakni aspek ekosistem inovasi, aspek penguat/enabling environtment, aspek SDM/Human Capital, aspek pasar/market.

Penghargaan Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) adalah bentuk apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah kepada para mitra dan inovator yang secara nyata mendukung dalam memajukan produk inovasi untuk masyarakat luas.

Usai penyerahan penghargaan dilanjutkan webinar Digitalisasi dan Daya Saing Daerah yang terbagi dalam tiga pleno. Pleno pertama tentang Inovasi dan Daya Saing. Pleno kedua, tentang Digitalisasi Dalam Era Disrupsi, dan pleno ketiga tentang Riset Inovasi di Daerah. (Prima Intan DI)

Prima Intan DI

www.wiradesa.co

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: