Kader BKB Mengwi Bali Kunjungan Lapangan ke Condongcatur

Foto: Istimewa

SLEMAN-Para kader bina keluarga balita (BKB), kader perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) Desa Mengwi Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung Bali berkunjung ke Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Kamis 5 Maret 2026. Kunjungan orientasi lapangan diikuti 78 peserta diterima Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji.

Pada kesempatan itu, Reno menyampaikan paparan singkat profil dan geografis Kalurahan Condongcatur. Reno juga menyampaikan kegiatan BKB di wilayahnya.

Dikatakannya, wilayah Condongcatur memiliki luas 950 Ha dengan 18 padukuhan, 64 RW dan 211 RT. Jumlah penduduk hampir 50 ribu jiwa ditambah 30 ribu penduduk musiman seperti para mahasiswa dan pekerja. Profil penduduk dengan berbagai latar pendidikan dan ekonomi. Condongcatur dikenal sebagai kawasan pendidikan dengan keberadaan sejumlah perguruan tinggi dan sekolah ternama. Dengan akses mudah, infrastruktur baik, Condongcatur menjadi pilihan yang menarik buat tinggal.

Dengan penduduk heterogen dan berada pada wilayah transisi perkotaan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, layanan sosial dan kesehatan diutamakan. Salah satunya melalui bina keluarga balita (BKB). BKB merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak balita lewat pemberdayaan keluarga.

Baca Juga:  Nasi Tiplek dan Gembel Kuliner Khas Segajih

“BKB bertujuan memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan, perawatan, dan pendidikan anak sejak dini,” tutur Reno.

BKB Condongcatur fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan orangtua dalam pengasuhan anak, gizi, kesehatan dan pendidikan. Program melibatkan kader terlatih. Para kader mendampingi keluarga di tingkat padukuhan. Kegiatan BKB di Condongcatur bahkan terbilang sukses dan berprestasi. Pada 2025 meraih juara 1 nasional dalam perencanaan dan penganggaran BKB melalui Musrenbang Pantau BKB MU.

Perbekel Mengwi I Nyoman Suwarjana mengatakan pihaknya bermaksud mempelajari keberhasilan BKB Condongcatur yang meraih juara 1 nasional tahun lalu.

“Di 2026 Kelurahan Mengwi akan maju lomba perencanaan dan penganggaran kegiatan BKB sejak Musrenbang Pantau BKB MU. Kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas BKB di Mengwi. Inovasi di Condongcatur ingin kami terapkan di Mengwi,” ujar I Nyoman Suwarjana.

Sebagai percontohan BKB berprestasi di Condongcatur yaitu BKB Warna Warni Karangasem Padukuhan Gempol yang tahun lalu tampil sebagai juara 2 tingkat Kabupaten Sleman dalam lomba kalurahan inovatif.

Ketua BKB Warna Warni Karangasem Yaumil Fadribah memaparkan dalam pelaksanaannya telah terintegrasi bersama Posyandu Tanjung II PAUD SPS Mutiara Bunda. Kegiatan BKB HI dilaksanakan sebulan sekali tiap tanggal 17. Bertempat di kediaman dukuh Gempol. BKB HI jadi program edukasi bagi orangtua dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak secara menyeluruh meliputi aspek fisik, mental, dan emosional.

Baca Juga:  Gus Wachid, Kiai Muda Peduli Sampah

“Tujuan utama BKB HI untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orangtua dalam pengasuhan yang tepat bagi balita,” jelas Yaumil seraya menambahkan program fokus pada pemenuhan kebutuhan esensial anak sejak dini guna meningkatkan kualitas hidup di masa depan. (*)

Tinggalkan Komentar