Kawasan Sentra Produksi Perikanan “Mina Mitra” Banjarharjo Produksi 225 Ton Ikan Lele per Tahun

Kolam terpal bulat bantuan Pemprov DIY untuk meningkatkan produksi ikan lele di Banjarharjo. (Foto: Wiradesa)

KULONPROGO – Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, merupakan sentra produksi ikan lele di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tingkat produksinya mencapai ratusan ton per tahun. Ditargetkan produksinya 225 ton ikan lele per tahun.

Di Kalurahan Banjarharjo terdapat Kawasan Sentra Produksi Perikanan (KSPP) bernama “Mina Mitra”. Ada 12 Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) yang tergabung dalam KSPP. Namun kawasan ini tersentral di Padukuhan Duwet.

Ketua Pokdakan “Alam Tirto” Padukuhan Duwet II, Mukhamat Karir, menjelaskan produksi ikan lele di KSPP pada tahun 2024 sebesar 170 ton. Tahun 2025 meningkat menjadi 211 ton. “Tahun 2026, kami menargetkan produksi ikan lele sebesar 225 ton,” ujar Mukhamat Karir, Senin 16 Maret 2026.

Pada tahun 2025, KSPP mampu memproduksi 211 ton ikan lele dan dari jumlah tersebut 111 ton diproduksi di Padukuhan Duwet. Sehingga kontribusi ikan lele dari kolam-kolam yang ada di Padukuhan Duwet untuk produksi KSPP mencapai 50 persen lebih atau tepatnya 52,60 persen.

KSPP Banjarharjo terdiri dari 12 Pokdakan. Setiap Pokdakan beranggotakan 20 sampai 30 orang. “Anggota Pokdakan semuanya laki-laki. Sedangkan ibu-ibu kami upayakan agar memelihara ikan di sekitar rumahnya masing-masing,” jelas Mukhamat Karir.

Baca Juga:  Warga Dampak-Sadang Gelar Upacara HUT ke-78 Kemerdekaan RI

Jika ibu-ibu memiliki satu atau dua kolam di pekarangan rumah, maka hasilnya bisa menambah pendapatan keluarga. Jadi selain bapak-bapak yang tergabung dalam kelompok pembudidaya ikan, ibu-ibu juga memiliki penghasilan sendiri dari kolam di sekitar rumah.

“Semoga program budidaya ikan lele di sekitar rumah oleh ibu-ibu tersebut menjadi perhatian Dinas Perikanan Kabupaten Kulonprogo,” tegas Mukhamat Karir yang juga aktif di forum komunikasi pokdakan di Kabupaten Kulonprogo.

Menurut Mukhamat Karir, keberhasilan usaha budidaya ikan secara berkelompok sangat ditentukan oleh para pengelola atau pengurusnya. Pengelola harus memiliki jiwa usaha, sedangkan anggotanya berjiwa pekerja. Kalau pengelolanya hanya berjiwa pekerja, umumnya kelompoknya kurang maju atau kalah bersaing dengan kelompok lain.

Lurah Banjarharjo Susanto menjelaskan usaha budidaya ikan lele di Banjarharjo merupakan salah satu usaha masyarakat yang dinilai berhasil. Karena keberhasilannya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada September 2024 hadir langsung ke Padukuhan Duwet Banjarharjo untuk meresmikan selesainya pembangunan 82 unit kolam terpal bulat yang dibiayai dari anggaran dana keistimewaan.

Baca Juga:  Seniman Gita Gilang: Rintisan Kalurahan Budaya Harus Sadar dan Menggali Ilmu

Pemerintah Kalurahan Banjarharjo terus mendorong agar produksi ikan lele di KSPP “Mina Mitra” terus meningkat dari tahun ke tahun. Pak Lurah berharap KSPP “Mina Mitra” selain produksinya meningkat, juga menjadi rujukan bagi masyarakat dari daerah lain untuk belajar bagaimana budidaya ikan lele di perdesaan. (Ono)

Tinggalkan Komentar