MALANG – Menikmati bakso di pinggir rel kereta api sungguh sensasional. Apalagi saat ada kereta lewat, sensasinya luar biasa. Ngeri-ngeri sedap. Inilah khas bakso Malang Jawa Timur yang sayang jika dilewatkan.
Kebetulan wartawan Wiradesa.co, Senin 21 November 2022, berada di Malang, dan berkesempatan menikmati Bakso President, khas bakso Malang. Lokasinya istimewa. Berada di pinggir rel kereta api, tanpa pembatas.
Pusat Bakso President berada di Jalan Batanghari Nomor 5 Malang. Penikmat kuliner yang ingin membeli bakso, harus jalan menyerangi rel kereta api, tanpa palang pintu. Mobil diparkir di seberang rel.
“Mobil harus diparkir di sini (seberang rel) dan kita jalan menyeberangi rel kereta api,” ujar Ilham, yang memandu Wiradesa saat di Kota Malang. Saat melangkahi rel, penyuka kuliner harus lihat kanan kiri, apa ada kereta yang lewat.
Meski lokasinya susah dijangkau, tetapi pelanggannya banyak. Pembeli, setelah berjalan menyeberangi rel kereta api dan masuk di tempat penjualan, dipersilahkan untuk memilih menu bakso yang disukainya.

Ada delapan menu bakso yang ditawarkan, yakni Bakso Saja, Bakso Urat, Campur Biasa, Campur Hemat, Campur Jerohan, Campur Super, Campur Komplit, dan Campur Spesial. Harganya per mangkok, mulai dari Rp 25.000 sampai Rp 54.000.
Menu yang paling mahal Campur Spesial, berisi bakso campur komplit dan bakso super harganya Rp 54.000. Sedangkan yang paling murah Bakso Biasa berisi bakso kecil 5 biji harganya Rp 25.000. Selain itu juga tersedia Bakso Bakar, yakni bakso urat bakar satu tusuk harganya Rp 20.000.
Saat wartawan Wiradesa.co menyantap Bakso President pada Senin (21/11/2022) pukul 11.45, ternyata ada kereta api Majapahit yang lewat dari arah Jakarta menuju Surabaya. Suara dan laju kereta, ditambah rasa bakso, terasa ngeri-ngeri sedap.
Jika berkesempatan ke Kota Malang, dan ingin menikmati bakso dengan suasana ngeri-ngeri sedap, maka mampirlah di pusatnya Bakso President di Batanghari Malang. Datanglah sekitar jam 11.30 sampai 12.30, pasti akan mendapatkan sensasi makan bakso yang lain dari biasanya. (Ono Jogja)








