YOGYAKARTA – Kontingen Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilepas langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Aula PWI DIY, Jalan Gambiran 45 Yogyakarta, Minggu 20 November 2022.
Ketua PWI DIY Hudono SH mengatakan, pelepasan kontingen kali ini sangat istimewa karena dilepas langsung oleh Gubernur DIY. “Ini menjadi sejarah tersendiri bagi PWI DIY, karena baru pertama kali ini yang melepas kontingen langsung oleh Ngarsa Dalem (Sri Sultan HB X),” katanya.
Hudono sangat mengapresiasi dan sangat berterima kasih kepada Ngarsa Dalem yang telah hadir sekaligus memberi semangat kepada para atlet wartawan untuk meraih prestasi. Hal ini tentu menjadi pelecut bagi para atlet kontingen PWI DIY untuk lebih bersungguh-sungguh dan serius meraih medali.
“Selain melepas kontingen, tadi Ngarsa Dalem juga menyempatkan berdiskusi dengan pengurus PWI dan melihat gedung PWI DIY. Saat ini dukungan Pemda DIY kepada PWI DIY sangat luar biasa,” katanya. Hadir dalam acara pelepasan, Ketua KONI DIY Djoko Pekik Irianto.
Porwanas XIII diselenggarakan di Malang Raya Jawa Timur, 21-27 November 2022. Kontingen Porwanas PWI DIY didukung oleh Bank BRI, Planet Biru, Ghazi, Mataram Utama FC, Universitas Aisyiyah (Unisa) dan V3 Collection. BPJS Ketenagakerjaan, Pemda DIY, Pemda Bantul, Pemda Sleman, KONI DIY, KONI Sleman, KONI Kota Yogyakarta, Bakpia Jogkem dan Dagadu.
Sri Sultan HB X berpesan kepada kontingen untuk menjaga kesehatan (jangan tidur terlalu malam) selama Porwanas. Meski ini ajang bagi para wartawan, namun tetap diharapkan para atlet mampu menorehkan prestasi membanggakan bagi DIY.
“Pesan saya, yang penting suasana guyub rukun tetap dijaga. Supaya bisa fokus bertanding, urusan rumah sebaiknya dilupakan dulu selama Porwanas, karena kalau urusan rumah dibawa pasti akan mengurangi konsentrasi,” pesan Ngarsa Dalem.
Sementara itu Ketua Kontingen Porwanas PWI DIY sekaligus Ketua DPRD DIY Nuryadi mengatakan, kontingen DIY terdiri 73 atlet (wartawan) yang bertanding di 9 cabang olahraga. Porwanas sebelumnya (di Bandung), PWI DIY berhasil masuk 8 besar dengan peroleh medali, 1 emas, 1 perak, 1 perunggu dan 1 medali karya jurnalistik.
“Persiapan sudah dilakukan dengan maksimal, harapan kita semua dapat mempertahankan prestasi sebelumnya, dan kalau bisa ada peningkatan,” harapnya.
Menurut Nuryadi, Porwanas selanjutnya rencananya akan digelar di Daerah Istimewa Aceh, yang tentunya menuntut persiapan lebih matang terkait persiapan teknis maupun dukungan pendanaan. Oleh karena itu diperlukan persiapan lebih matang lagi dan dukungan dari semua pihak.
“Tanpa persiapan matang, kita nggak akan dapat sesuatu (prestasi). Tapi harus diingat, kita harus bermain sportif dan jangan bermain kotor. Sporvifitas kita junjung tinggi,” pungkasnya. (Sukron)








