Pembudidaya ikan lele sering dipusingkan dengan penyakit Aeromonas yang menyerang ikan lele di kolamnya. Akibat serangan virus ini, hasil panen menurun drastis. Karena banyak lele yang terluka, perut kembung, nafsu makan hilang, dan tidak jarang yang mati.
Berdasarkan informasi dari ringkasan AI, penyakit Aeromonas pada ikan lele, sering disebut Motile Aeromonas Septicemia (MAS) atau penyakit bercak merah. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Aeromonas Hydrophila.
Infeksi bakteri ini sangat ganas. Bisa memicu kematian massal dalam waktu singkat. Ikan lele, ada bercak merah atau pendarahan kulit di dada, perut, dan pangkal sirip. Biasanya ikan lele, perutnya membesar dan terdapat luka borok.
Edi, pembudidaya ikan lele di Padukuhan Duwet 2, Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, menjelaskan jika ada lele yang terserang penyakit Aeromonas segera menguras kolam. Lakukan pembersihan dasar kolam dan ganti air.
“Lele yang mati segera diambil, biar tidak dimakan lele yang lain,” ujar Edi, saat menguras kolam terpal bulat di Blok E Kolam Pokdakan “Alam Tirto” Padukuhan Duwet 2, Kalurahan Banjarharjo, Jumat 17 April 2026.
Penyakit Aeromonas disebabkan, antara lain kualitas air buruk. Kemudian suhu air tidak stabil, oksigennya rendah, dan limbah organik yang disebabkan sisa pakan atau feses, tinggi. Agar bakterinya tidak menyebar, maka segera lakukan sipon atau pembersihan dasar kolam.
Selain itu, pembudidaya ikan lele untuk mengurangi padat tebar. Jangan terlalu padat untuk mengurangi stress lele. Jika sebelumnya satu kolam terpal bulat ditebar 3.000 bibit lele, maka sebaiknya jumlah tebaran bibit lelenya dikurangi menjadi 2.000.
Penyakit Aeromonas itu cepat menular. Maka ikan lele yang terinfeksi harus segera dipisahkan atau dimusnahkan agar tidak menular ke seluruh kolam. Aeromonas Hydrophila termasuk bakteri pathogen.
Untuk mengatasi penyakit Aeromonas bisa menggunakan herbal. Memberikan rendaman air perasan daun jambu biji, daun papaya, atau kunyit sebagai antiseptik alami. Selain itu, juga bisa memanfaatkan temulawak. Penggunaan air perasan temulawak efektif untuk mengatasi bercak merah pada lele.
Juga bisa dengan mencampurkan pakan dengan antibiotik khusus ikan. Misalnya menggunakan Oxytetracycline, sesuai dosis atau menggunakan probiotik untuk meningkatkan imun. (*)







