Temu Ilmiah Nasional Persagi Bahas Persoalan Stunting

Kepala Dinas Kesehatan DIY drg Pembayun Setyaningastutie mendampingi Ketua Persagi Pusat, Rudatin (tengah) di Sela Temu Ilmiah Nasional Persagi. (Foto: Wiradesa)

SLEMAN – Acara Pra Kongres ke-XVII dan Temu Ilmiah Nasional Tahun 2022 Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) digelar di Yogyakarta 22-25 Juni 2022. Ketua Persagi DIY Joko Susilo SKM MKes mengatakan, pra kongres antara lain membahas penyampaian tata kelola dan tata laksana organisasi. Juga dilakukan launching Persagi Peduli.

“Persagi Peduli adalah gerakan sosial dari anggota untuk anggota,” kata Joko Susilo kepada wartawan di sela pembukaan Temu Ilmiah Nasional di The Rich Hotel, Sleman, Kamis 23 Juni 2022 siang.

Dikatakan Joko, pada kesempatan pra kongres juga dilaksanakan pelantikan Seminat Asosiasi Dietisien Indonesia, Asosiasi Nutrisionis, dan Asosiasi Nutrisionis Olahraga, ketiganya di bawah naungan Persagi. “Acara pra kongres sudah terlaksana pada hari pertama kemarin sampai tadi malam. Agenda hari ini sampai selesai adalah temu ilmiah nasional,” imbuhnya.

Pada Temu Ilmiah Nasional Persagi, kata Joko, dibahas pengembangan dan update informasi program gizi, permasalahan gizi dan penanganannya, juga membahas pengembangan wisata sehat. Stunting atau gagal tumbuh pada proses perkembangan anak di bawah usia lima tahun (balita) menjadi persoalan yang mendapat perhatian khusus dalam acara Temu Ilmiah Nasional Persagi.

Baca Juga:  Meriahkan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ikatan Muda Mudi Dusun Ngipikrejo II Gelar Berbagai Lomba

“Stunting menjadi perhatian pemerintah. Presiden telah mencanangkan stunting harus turun di angka 14 persen di 2024 sekarang masih sekitar pada angka 27 persen,” kata Joko. Penanganan stunting diantaranya dengan edukasi kesehatan dan tumbuh kembang anak kepada calon pengantin, peningkatan kesehatan calon ibu sebelum kehamilan, program peningkatan kesehatan 1000 hari pertama sejak awal kehamilan hingga dua tahun, serta revitalisasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) balita. Di samping persoalan stunting dibahas pula persoalan gizi lebih yang mengakibatkan obesitas.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan DIY drg Pembayun Setyaningastutie membacakan pidato sambutan Gubernur DIY dan hadir pula Ketua Persagi Pusat Rudatin SSt.MK SKM MSi. (Sukron)

Tinggalkan Komentar