Dengan TV Digital Anak-anak Bisa Menikmati Siaran Sesuai Usianya

 Dengan TV Digital Anak-anak Bisa Menikmati Siaran Sesuai Usianya

Anak didampingi orangtua menikmati siaran TV digital. (Foto: Ilyasi/Wiradesa)

YOGYAKARTA – Setelah dipasang penerima terestrial digital definisi tinggi, anak-anak sekarang bisa menikmati siaran televisi yang ramah anak. Ada channel siaran televisi digital yang fokus ke anak-anak dan kontennya bagus untuk pendidikan pada generasi penerus bangsa.

Beberapa channel yang cocok untuk anak-anak, antara lain Mentari TV. Channel ini hanya bisa diakses dengan TV digital. Jika dengan TV analog tidak bisa. Sehingga masyarakat di Yogyakarta dan sekitarnya, perlu memasang dulu Set Top Box (STB) agar bisa menangkap siaran TV digital.

Selain beberapa channel ramah anak, ada STB yang dilengkapi dengan Parental Lock. Pemilik televisi yang sudah bisa menangkap siaran digital, bisa memanfaatkan fitur itu agar anak-anak bisa mendapatkan tayangan televisi yang sesuai dengan usianya.

Anak-anak juga dapat memanfaatlan layar televisi untuk mengakses video-vodeo yang ditayangkan melalui internet. Misalnya dari channel-channel akun YouTube dari tokoh-tokoh yang peduli terhadap pendidikan anak di Indonesia.

Misalnya anak-anak Indonesia bisa menonton Dongeng.TV melalui layar TV digital. Tentunya jika televisi terkoneksi dengan Wifi. “Kami menyajikan video-video dongeng melalui channel YouTube Dongeng.TV. Silahkan anak-anak menontonnya,” ujar Rona Mentari, pendiri Dongeng.TV kepada Wiradesa.co, Kamis 23 Juni 2022.

Rona yang pernah belajar storytelling di Emerson College Inggris itu, menginginkan agar anak-anak Indonesia memiliki imajinasi yang tinggi. Untuk menumbuhkan imajinasi itu, salah satunya dengan dongeng. Jika dongeng bisa dinikmati melalui siaran TV digital, maka keinginan pendiri Rumah Dongeng Mentari ini segera terwujud, anak-anak Indonesia kaya dengan imajinasi.

Pendongeng Indonesia yang dikenal di kancah storytelling international itu berharap migrasi dari TV analog ke TV digital, sebaiknya juga dibarengi dengan kualitas program siaran televisi Indonesia. Jangan sampai gambarnya sudah bersih, suaranya jernih, dan teknologinya canggih, tetapi program siarannya bermutu rendah.

Baca Juga:  KWT Srikandi Juara V Nasional Lomba Kawasan Rumah Pangan Lestari 2020

Rencananya penghentian siaran TV analog atau Analog Switch Off (ASO) di Indonesia akan dilaksanakan secara bertahap dan terakhir pada 2 November 2022. Untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, penghentian siaran TV analog dilakukan pada 25 Agustus 2022. Bagi masyarakat yang masih memiliki TV analog, diharapkan segera memasang STB agar bisa menangkap siaran TV digital. (Ilyasi)

Ilyasi

Wiradesa.co

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: