Pasang STB Tangkap 31 Channel dan Terkoneksi Wifi

 Pasang STB Tangkap 31 Channel dan Terkoneksi Wifi

Warga Perumahan Wiyoro The Residence saat memasang STB. (Foto: Ilyasi/Wiradesa)

BANTUL – Dengan memasang Set Top Box (STB) di TV analog, warga di wilayah Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, saat ini bisa menangkap 31 Channel siaran TV digital. Sebelumnya hanya 18 channel.

“Selain channelnya banyak, gambarnya juga bersih, suaranya jernih, dan canggih,” ujar Trisyanto dari Pandawa Jaya Service saat memasang Set Top Box (STB) di Perumahan Wiyoro The Residence Baturetno, Banguntapan, Bantul, Rabu 22 Juni 2022.

Canggih, karena TV analog yang telah dipasangi STB juga terkoneksi dengan Wifi. Sehingga pemirsa, bisa menikmati video-video di channel YouTube, TikTok, dan lainnya. Anak-anak kalau mau internetan bisa melalui layar televisi yang dipasangi penerima TV digital.

Pada Rabu kemarin, warga Wiyoro The Residence, memasang penerima siaran TV digital atau DVB-T2 Orion. Digital Video Broadcasting ini dilengkapi dengan 1080p Full HD dan 4K UltraHD. Kemudian juga USB 2.0, MPEG 4, dan PCR. “Saat ini untuk melihat YouTube tidak harus pakai HP, dengan TV digital juga bisa,” kata Bu Yuli.

Sebelum pasang STB yang bisa menerima siaran TV digital, warga di wilayah Kecamatan Banguntapan, Bantul, hanya bisa menangkap siaran di 18 channel. Itu saja setengahnya gambarnya tidak bersih dan suaranya kurang jernih, sehingga warga kurang berminat menikmati siaran televisi.

Sekarang ke 18 channel, yakni 2 channel TVRI Yogyakarta, Trans TV, MNC TV, Indosiar, AnTV, RCTI, SCTV, GTV, TV One, Kompas TV/RBTV, Metro TV, Adi TV, Trans 7, Jogja TV, RTV, Net TV, dan Kresna TV, gambarnya semua bersih dan suaranya jernih. Kemudian masih ditambah 13 channel, antara lain TVRI Jateng, O TV, TA TV, Mentari TV, Nusantara TV, dan lainnya.

Baca Juga:  Peringati Bulan Bung Karno, DPC PDIP Purbalingga Gelar Sejumlah Kegiatan

Tukang service televisi, Trisyanto, menyarankan untuk menangkap siaran TV digital agar sinyalnya stabil, pemilik TV analog selain memasang STB juga perlu melengkapi antena yang bagus. Karena jika hanya antena duduk dan ditaruh di dekat TV, maka tangkapan siarannya tidak stabil.

Trisyanto menyarankan masyarakat yang memiliki TV analog segera memasang STB atau penerima siaran TV digital. Karena jika tidak dipasang alat penerima siaran TV digital, maka nantinya tidak akan bisa menangkap siaran televisi. Rencananya penghentian siaran TV analog di Indonesia akan dilaksanakan secara bertahap dan paling lambat 2 November 2022.

Untuk wilayah DIY, meliputi daerah Kabupaten Kulonprogo, Bantul, Sleman, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta, penghentian siaran TV analog atau Analog Switch Off (ASO) akan dilaksanakan pada 25 Agustus 2022. (Ilyasi)

Ilyasi

Wiradesa.co

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: