Tingkatkan Kualitas SDM, Warga RW 42 Pringwulung Ikuti Pelatihan Multimedia

Foto: Istimewa

Memanfaatkan program bantuan dana Rp 40 juta per RW, Padukuhan Pringwulung Kalurahan Condongcatur Depok Sleman menggelar Pelatihan Multimedia bagi warga RW 42. Pelatihan dilaksanakan di Kampung Batik Giriloyo Wukirsari Imogiri Bantul, Rabu 21 Januari 2026.

Kegiatan merupakan program non fisik Pemerintah Kalurahan Condongcatur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Condongcatur sesuai usulan program warga RW 42 padukuhan Pringwulung pada Musyawarah Padukuhan (Musduk) 2025 lalu.

Dukuh Pringwulung, Sahid Fahrudin saat ikut mendampingi kegiatan menjelaskan bahwa pelatihan multimedia diikuti 25 peserta khususnya dari generasi muda. Dilaksanakan selama 2 hari 21 – 22 Januari 2026.

“Pelatihan multimedia merupakan realisasi hasil usulan program Musyawarah Padukuhan (Musduk) untuk program prioritas 2026 non fisik. Sedangkan 3 RW lain yaitu RW 39, RW 40, dan RW 41 masih melaksanakan program fisik yaitu konblokisasi jalan kampung,” jelas Sahid Fahrudin.

Peserta mendapatkan materi terkait pembuatan konten dokumentasi kegiatan, konten edukatif dan hiburan, promosi event serta budaya, hingga pembuatan konten pemasaran sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas literasi digital masyarakat.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, PLN Siap Pasok Listrik ke Kawasan Food Estate Kalteng

Instruktur pelatihan multimedia dari Tim @dronejogja.id//@cs.multimedia, Irfan Nur Toufik, S.E menyampaikan pelatihan sebagai upaya mendorong masyarakat agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, serta mampu memanfaatkan media digital secara positif dan produktif.

“Selain penyampaian materi teori, kegiatan juga kami isi dengan praktik langsung mulai dari teknik pengambilan gambar, pengolahan konten sederhana, hingga penyusunan konten yang menarik untuk media sosial. Materi praktik kunjungan ke makam raja raja Imogiri yang kebetulan dekat dengan tempat pelaksanaan pelatihan di Imogiri Bantul untuk membuat konten promosi tempat wisata / informasi umum/ dokumenter pendek terkait Makam raja raja Imogiri,” jelas Irfan Nur Toufik.

Sementara itu, Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, S,IP, M.IP berharap melalui pelatihan multimedia, kemampuan dan keterampilan digital masyarakat dapat meningkat. Khususnya dalam mendukung dokumentasi kegiatan lingkungan, promosi potensi lokal, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Ke depan, program non fisik semacam ini diharapkan dapat terus berkelanjutan guna menciptakan masyarakat Condongcatur yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing di era digital.

Baca Juga:  Kayu Pinus Cocok untuk Pembuatan Perabot Kafe

“Dengan pelatihan multimedia, peserta diharapkan dapat mengembangkan kemampuan dalam membuat konten visual, audio, dan video yang sesuai dengan kebutuhan industri kreatif. Di samping itu melalui pelatihan multimedia juga bisa membantu meningkatkan kemampuan storytelling, branding, dan pemasaran digital, sehingga individu bisa lebih efektif dalam menyampaikan pesan dan mencapai target audiens yang lebih luas dimasyarakat,” ungkap Reno. (*)

Tinggalkan Komentar