Warga Sendangsari tak Perlu Pergi Jauh Mencari STB

Suyanto, pemilik toko elektronik di Kalurahan Sendangsari, sedia STB sejak lima bulan lalu. (Foto: Wiradesa)

KULONPROGO – Set top box (STB) sebagai alat bantu untuk menangkap siaran TV digital, khususnya di wilayah Kulonprogo dapat dibeli tidak hanya di toko alat elektronik yang berada di pusat kota atau pasar tingkat kapanewon (kecamatan). Bagi warga Kalurahan Sendangsari Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, beli STB tak perlu pergi jauh-jauh ke kota Wates karena di kampung mereka salah satu toko milik warga sudah menyediakan STB sejak lima bulan lalu.

“Sudah stok STB sejak lima bulan lalu. Awal menyediakan 10 unit, hanya butuh jangka waktu satu minggu sudah habis. Lalu ambil lagi begitu seterusnya sampai sekarang setiap hari pasti ada warga yang datang, menanyakan STB. Tanya harga, Tanya kegunaan,” kata Suyanto pemilik toko elektronik di Kalurahan Sendangsari tepatnya di Padukuhan Serang RT 06 RW05 Kalurahan sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, Sabtu 18 Juni 2022.

Dengan adanya toko elektronik yang berada di lingkungan tempat tinggal, warga Sendangsari dimudahkan dalam mengakses perangkat elektronik yang mereka butuhkan seperti STB. Seorang warga yang juga menjabat perangkat kalurahan Suwarna Utama menceritakan bila dirinya tak perlu repot pergi jauh mencari STB. Ia hanya perlu waktu tak sampai 10 menit tiba di toko milik Yanto dan transaksi juga cepat tak butuh lama karena telah tersedia barang yang dia butuhkan. Terlebih dua merek STB yang ada sudah tersertifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Ketika dua merek Matrix Apple dan Luby DVB T2 dimasukkan ke kolom sertifikasi perangkat yang disediakan laman siarandigital.kominfo.go.id, keduanya telah tersertifikasi.

Baca Juga:  Prof Bagir Manan Bersama Konstituen Dewan Pers Siap Beri Kesaksian di Sidang MK

“Saya malah tak tahu ada imbauan membeli perangkat TV atau pun STB yang tersertifikasi. Tahunya sales mengatakan, bahwa sebentar lagi ada migrasi siaran TV analog ke digital. Untuk dapat nangkap siaran digital bagi TV nondigital harus pakai STB,” ucap pemilik Toko Diky Elektronik itu.

Antusiasme warga dan pelanggan terhadap STB diakui Yanto dari waktu ke waktu mengalami peningkatan. Bila pertama kali menawarkan STB, tokonya hanya berani menyediakan 10 unit STB. Kini seiring meningkatnya permintaan, stok pun ditambah. Kini sehari-hari paling tidak tersedia 30 unit STB di toko Yanto.

“Harga STB tidak mahal. Ada dua merek, saya ecerkan Rp 210 ribu dan Rp 240 ribu. Pelanggan umumnya warga sini saja namun ada juga pelanggan luar kalurahan yang sengaja datang mencari STB. Umumnya tanya-tanya sebentar bagaimana cara pasang,” kata Yanto.

Yanto pun tak bosan-bosan menjelaskan bagaimana cara memakai STB yang semudah memasang perangkat DVD. Ia menerangkan, kabel antena masuk ke STB, sementara kabel RCA bawaan dari STB masuk ke pesawat TV agar terhubung dengan STB. “Dalam satu dus perangkat STB isinya ada STB, kabel  RCA dan remote control,” imbuhnya

Baca Juga:  Aparat Desa Perlu Dilibatkan Untuk Distribusi STB Gratis

Dikatakan Yanto, total keseluruhan transaksi STB di tokonya sejak pertama kali sedia perangkat yang berfungsi menangkap siaran terrestrial tak berbayar itu telah terjual ratusan STB. “Kalau 100 unit STB sih lebih namun kalau angka 500 STB belum sampai segitu,” ungkapnya.

Yanto tak menyediakan STB dalam jumlah besar karena itu ia mengaku pernah pada suatu waktu stok di tokonya habis dan calon pembeli mesti mengunggu kurang lebih empat hari sampai pasokan STB dari sales didatangkan ke tokonya.

Seperti diketahui era TV analog akan segera berakhir setelah pemerintah melaksanakan program analog switch off (ASO). Siaran TV analog yang telah mengudara hampir 60 tahun mulai diganti bertahap dengan siaran TV digital. Paling lambat 2 November 2022 seluruh tahapan ASO selesai. Di wilayah DIY ASO dilaksanakan pada tahap kedua 25 Agustus 2022. (Sukron Makmun)

Tinggalkan Komentar