Workshop Mendongeng PAUD Condongcatur Perkuat Literasi dan Pendidikan Karakter Anak

Foto: Istimewa

SLEMAN-Paguyuban TK PKK Kalurahan Condongcatur menyelenggarakan workshop mendongeng bagi pendidik PAUD bertempat di ruang Sasana Wicara Lantai II Kantor Kalurahan Condongcatur, Senin 11 Mei 2026.

Kegiatan diikuti sekitar 25 guru TK PKK se-Kalurahan Condongcatur sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini melalui metode bercerita yang edukatif dan menyenangkan.

Workshop menghadirkan narasumber Liana Azizah yang menyampaikan materi mengenai teknik mendongeng interaktif sebagai media pembelajaran sekaligus sarana penguatan karakter dan literasi anak sejak dini.

Dalam paparannya, Liana menekankan bahwa kegiatan mendongeng bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki nilai pendidikan dan spiritual yang kuat bagi perkembangan anak.

“Bercerita adalah lahan ibadah. Kata-kata yang disampaikan akan menjadi doa, sehingga penting menanamkan nilai karakter kepada anak dengan cara yang menyenangkan,” jelas Liana.

Turut hadir Dewi Nurlaila selaku Ibu PAUD dan Ketua TP Posyandu Kalurahan Condongcatur. Dalam sambutannya, Dewi menyampaikan pentingnya pelayanan Posyandu berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan pendekatan siklus hidup dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Baca Juga:  Sabreng Pasa, Makanan Tradisional yang Masih Eksis di Desa Bragung

Selain itu, Dewi juga memperkenalkan inovasi bidang pendidikan dan literasi melalui program Condongcatur Bertutur sebagai gerakan membangun budaya membaca dan bercerita sejak usia dini di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Menurutnya, literasi anak perlu dibangun melalui kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan sekitar agar anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, komunikatif, dan berkarakter.

“Kami meluncurkan Condongcatur bertutur sebagai gerakan bersama untuk membangun budaya membaca dan bercerita sejak usia dini. Baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Kami percaya literasi anak hanya bisa tumbuh optimal jika ada kolaborasi erat antara guru, orang tua, dan lingkungan sekitar agar anak-anak Condongcatur tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, komunikatif, dan berkarakter,” ungkap Dewi.

Suasana workshop berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti praktik mendongeng secara langsung dengan berbagai teknik komunikasi ekspresif dan penggunaan media kreatif.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kreativitas serta kompetensi guru PAUD dalam menciptakan proses pembelajaran yang edukatif, komunikatif, dan menyenangkan bagi anak usia dini.

Baca Juga:  Semar UGM Siap Ikut Kompetisi Shell Eco-Marathon 2025 di Qatar

Melalui workshop tersebut, Pemerintah Kalurahan Condongcatur bersama TP Posyandu dan Paguyuban TK PKK berharap budaya literasi anak semakin kuat serta program “Condongcatur Bertutur” dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun keluarga. (*)

Tinggalkan Komentar