Para Petani Minggir Tanam Lompong di Galengan Sawah

Tanaman lompong di galengan sawah Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Senin (11/5/2026). (Foto: Wiradesa)

Para petani di wilayah Minggir, Sleman, sekarang banyak yang menanam lompong di galengan sawah. Karena tanaman talas ini bernilai ekonomi tinggi dan laku di pasar-pasar tradisional.

Di Pasar Tradisional Kebonagung, satu ikat batang lompong dijual Rp 5 ribu. Para pedagang tidak hanya menyediakan batang lompong, tetapi juga daun lompong, dan umbi atau talas lompong.

Tanaman lompong termasuk jenis tanaman umbi-umbian. Ada berbagai jenis lompong, antara lain Lompong Bogor, Lompong Ketan, dan Lompong Ungu. Tanaman lompong bernama ilmiah Colocasia Esculenta (L).

Seikat batang lompong dijual Rp 5 ribu di Pasar Kebonagung Minggir. (Foto: Wiradesa)

Semua unsur di tanaman lompong laku di pasar, mulai dari umbinya, batang, sampai daun. Umbinya bisa dibuat olahan makanan cemilan keripik. Sedangkan batangnya dibuat sayur oseng dan daunnya untuk buntil, olahan masakan khas Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Warung Iwak Kali Mbok Sri di Banjarharjo, Kalibawang, menyediakan sayur batang lompong dan buntil daun lompong. Rasanya enak banget, apalagi jika ditambah dengan lauk wader goreng, hasil tangkapan dari Kali Progo.

Sayur batang lompong di Warung Iwak Kali Mbok Sri Banjarharjo, Kalibawang. (Foto: Wiradesa)

Daun lompong ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat daun lompong, antara lain untuk menangkal radikal bebas, meningkatkan kekebalan tubuh, dan melancarkan sirkulasi darah.

Baca Juga:  Presiden Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi dengan Praktisi dan Industri

Kandungan vitamin B6 dalam daun lompong, mampu membantu transportasi oksigen yang ada dalam tubuh. Dengan lancarnya transportasi oksigen, maka sirkulasi darah dalam tubuh akan mnjadi lebih lancar.

Daun lompong yang memiliki kandungan vitamin C, antioksidan, dan anti kanker, ternyata bisa menghambat pertumbuhan tumor penyebab kanker dalam tubuh. Saat pertumbuhan tumor bisa dihambat, maka perkembangan proliferasi sel kanker dalam tubuh juga bisa diturunkan.

Selain itu, daun lompong juga bermanfaat untuk menurunkan hipertensi, mencegah penyakit diabetes, mencegah anemia, dan mengatasi masalah pencernakan.

Tanaman lompong yang selama ini tidak dilirik, ternyata banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan bernilai ekonomi tinggi. Makanya tidak salah jika para petani di Minggir, memanfaatkan galengan sawah untuk ditanami tanaman lompong. (Ono)

Tinggalkan Komentar