SLEMAN-Komitmen melestarikan seni budaya Jawa terus ditunjukkan oleh Ikapen Laras Budaya (ILB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui kegiatan latihan karawitan rutin di Ruang Gamelan Pendapa Kromoredjan Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.
Kelompok karawitan yang beranggotakan para purnatugas dosen, karyawan, dan alumni UNY tersebut secara konsisten menghidupkan suasana pendapa dengan alunan gamelan Jawa serta tembang-tembang tradisional yang sarat nilai budaya dan filosofi kehidupan.
Selain menjadi tempat latihan rutin, Pendapa Kromoredjan juga menjadi pusat kegiatan seni karawitan di Kalurahan Condongcatur. Pemerintah Kalurahan Condongcatur memberikan jadwal tampil secara bergiliran setiap Kamis Pon bagi sejumlah kelompok karawitan yang ada di wilayah Condongcatur, di antaranya Karawitan Ngesti Laras, Sekar Budaya, Pringgo Budoyo, serta Ikapen Laras Budaya UNY.
Pada Kamis Pon, 21 Mei 2026, ILB UNY kembali tampil membawakan berbagai gendhing klasik dan kreasi Jawa dalam penampilan keduanya pada agenda rutin tersebut. Beragam sajian karawitan ditampilkan dengan penuh kekompakan dan penghayatan, mulai dari bentuk Lancaran, Ketawang, Ladrang, lelagon, hingga tembang dolanan anak.
Beberapa gendhing yang dibawakan antara lain Ladrang Wilujeng, Lancaran Jogja Istimewa, Lancaran Ikapen UNY, Ladrang Sumyar, Ladrang Sarung Jagung, Lumbung Desa, Waru-Waru Doyong, Pepeling, Manyarsewu, hingga Palaran Pucung.
Ketua ILB UNY, Wien Pudji Priyanto, menjelaskan bahwa ILB UNY saat ini memiliki sekitar 30 anggota aktif yang dibagi menjadi dua kelompok pengrawit, yakni kelompok pemula dan kelompok lanjutan.
“Alhamdulillah, semangat belajar bapak dan ibu pengrawit sangat luar biasa. Kami memiliki motto regeng, gayeng, seneng sebagai semangat dalam melestarikan budaya Jawa melalui seni karawitan,” ujar Wien.
ILB UNY juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kalurahan Condongcatur yang telah memberikan dukungan dan ruang bagi berkembangnya seni budaya masyarakat melalui pemanfaatan Pendapa Kromoredjan sebagai pusat kegiatan karawitan.
Menurutnya, keberadaan latihan rutin dan penampilan berkala tersebut tidak hanya menjadi media hiburan dan pelestarian budaya, namun juga mempererat silaturahmi antarpengrawit dan masyarakat.
Ikapen Laras Budaya UNY juga menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai kegiatan seni dan budaya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kalurahan Condongcatur maupun masyarakat umum. (*)







