Advertisement
HAWS
SCROLL TO CONTENT ↓

PAUD TPA Athahira Gelar Seminar Kesehatan Anak, Edukasi Orang Tua tentang Kejang Demam dan Pengasuhan di Daycare

Foto: Istimewa

PAUD TPA Athahira bekerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (RS UII) menyelenggarakan Seminar Kesehatan Anak pada Minggu (25/10) di RS UII, Pandak, Bantul. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif melalui peningkatan pengetahuan orang tua, guru, dan masyarakat mengenai kesehatan serta tumbuh kembang anak.

Seminar tersebut menghadirkan dokter spesialis anak RS UII, dr. Suci Harini, Sp.A., Subsp. Neo (K), yang membahas tema Kejang Demam pada Anak. Selain itu, Founder sekaligus Kepala PAUD TPA Athahira, Pri Hastuti, M.Keb., CHE, menyampaikan materi parenting bertajuk Keterbukaan Komunikasi Orang Tua dan Sekolah: Kunci Keberhasilan Pengawalan Tumbuh Kembang Anak di Daycare.

Kedua materi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman kepada orang tua dan pendidik mengenai pentingnya mengenali persoalan kesehatan anak sekaligus membangun komunikasi yang efektif antara keluarga dan lembaga pengasuhan.

Founder dan Kepala PAUD TPA Athahira, Pri Hastuti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan PAUD Holistik Integratif, yakni pendekatan layanan anak usia dini yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan tumbuh kembang anak.

Baca Juga:  Kiat Memilih Buah Durian

Menurutnya, peningkatan pengetahuan guru dan orang tua menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan anak memperoleh pendampingan yang tepat, baik di lingkungan keluarga maupun di daycare. Kegiatan ini juga diharapkan dapat melibatkan tokoh masyarakat dan kader posyandu di wilayah sekitar sehingga pemahaman mengenai kesehatan anak dapat semakin luas.

“Anak sehat, tumbuh optimal, masa depan gemilang” menjadi pesan utama yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Melalui edukasi yang tepat, orang tua dan pendidik diharapkan semakin siap mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan pada anak serta memahami langkah penanganan yang diperlukan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantul, Agung Laksmono, S.Si., M.Sc., M.Ling, yang membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang mendorong perhatian bersama terhadap kesehatan dan pendidikan anak. Ia menilai pembangunan daerah memerlukan sinergi berbagai pemangku kepentingan agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara optimal.

Agung menjelaskan bahwa transformasi sumber daya manusia, khususnya melalui sektor pendidikan dan kesehatan, menjadi salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Bantul. Selain itu, transformasi tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien juga menjadi perhatian dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  BUMKal Nyawiji Condongcatur Realisasikan Program Ketahanan Pangan

Menurut politis PKS tersebut upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia perlu didukung oleh keterlibatan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan edukasi seperti seminar kesehatan anak dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.

Sementara itu, materi parenting yang disampaikan Pri Hastuti menyoroti pentingnya keterbukaan komunikasi antara orang tua dan pengelola daycare. Komunikasi yang baik memungkinkan pertukaran informasi mengenai kebiasaan, kondisi kesehatan, perkembangan perilaku, hingga kebutuhan khusus setiap anak sehingga pendampingan dapat dilakukan secara lebih konsisten.

Hal tersebut menjadi semakin penting bagi keluarga yang mempercayakan pengasuhan anak kepada daycare dengan layanan sehari penuh (full-day). Kolaborasi antara orang tua dan pendidik diperlukan agar kebutuhan anak tetap terpantau selama berada di lingkungan pengasuhan maupun ketika kembali ke rumah.

PAUD TPA Athahira sendiri merupakan lembaga layanan pengasuhan anak sehari penuh yang telah memiliki izin operasional dan terakreditasi. Melalui kegiatan seminar dan edukasi parenting, lembaga ini berupaya memperkuat kualitas layanan sekaligus membangun kemitraan dengan keluarga dan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga:  nDalem Nampan Berpartisipasi Dalam Menoreh Food Festival 2024

Penyelenggaraan seminar kesehatan anak ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan edukasi sesaat, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan, pengasuhan, dan tumbuh kembang anak.

Kolaborasi antara lembaga PAUD, fasilitas kesehatan, orang tua, dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting untuk mewujudkan generasi yang sehat, tumbuh optimal, dan siap menghadapi masa depan. (*)

Tinggalkan Komentar