SLEMAN-Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan Indek Pembangunan Olahraga (IPO) 2025 di Lapangan Belarasa Pringwulung Condongcatur Depok Sleman, Sabtu 19 Juli 2025.
Hadir Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman, Tim IPO Kapanewon Depok, Puskesmas Depok 2, dukuh Pringwulung, ketua RW 39 Pringwulung dan peserta 30 orang terdiri 15 putra dan 15 putri mulai dari kelompok umur 10 tahun, 20 tahun 40 tahun dan lansia.
Tujuan kegiatan untuk mengetahui tingkat partisipasi dan kegiatan olahraga di masyarakat.
Kepala Bidang Olahraga Dispora Sleman, Dwi Handoko Wiyoto S, STP, M.Ec Dev menyampaikan kegiatan sebagai upaya Kabupaten Sleman dalam menerapkan program mengolahragakan masyarakat dan menyehatkan masyarakat melalui aktivitas gemar olahraga.
Pengembangan bidang olahraga di wilayah itu tidak hanya pengembangan prestasi bidang olahraga, tetapi juga menyasar untuk meningkatkan indeks pembangunan olahraga (IPO) dan angka kebugaran masyarakat.
“Selain itu, upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui olahraga dan peningkatan sarana prasarana pendukung yang diperlukan juga menjadi fokus perhatian Kabupaten Sleman. Kegiatan juga menjadi acuan dalam merencanakan
pembangunan sport Center di 17 kapanewon yang ada di Kabupaten Sleman. Pembangunan sport center disamping untuk pengembangan infrastruktur olahraga juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik karena memiliki akses ke fasilitas olahraga yang memadai. Sport center dapat menjadi tempat untuk rekreasi menggabungkan antara sarana prasarana olahraga dengan hiburan, sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas olahraga sambil bersantai dan bersosialisasi,” jelas Dwi Handoko Wiyoto.
Lebih Lanjut, Dwi Handoko Wiyoto menjelaskan kegiatan menggunakan metode BIP test yaitu pernafasan, ketahanan tubuh dan tingkat akselerasi waktu olahraga dimana metode ini dapat menentukan tingkat olahraga masyarakat selama 1 minggu.
“Dispora Sleman mengharapkan warga minimal 1 minggu berolahraga 3X minimal selama 30 menit untuk menggerakkan badan untuk menjaga kesehatan juga sebagai upaya menjaring Aatet sejak dari usia dini,” imbuhnya.
Sementara itu Dukuh Pringwulung Sahid Fahrudin mengaku bangga dan senang kegiatan IPO 2025 yang diselenggarakan diwilayahnya.
“Harapannya dapat menjadi pemicu untuk giat olahraga di masyarakat dan tingkat partisipasi meningkat sehingga kesehatan warga menjadi lebih baik dan program Sleman sehat bisa terwujud,” kata Sahid. (*)








