Klepon Miroso Kuliner Legendaris Kediri

 Klepon Miroso Kuliner Legendaris Kediri

Klepon Miroso. (Foto: Istimewa)

KEDIRI – Kediri Jawa Timur terkenal memiliki banyak sekali kuliner legendaris. Salah satunya klepon. Jajanan bentuknya bulat, berwarna hijau, dibaluri parutan kelapa ini di dalamnya berisi gula merah yang lumer. Kalau dimakan, orang Jawa bilang “Moncrot neng njero”.

Klepon yang rasanya maknyus, produksi Klepon Miroso. Tempat ini merupakan tujuan utama bagi orang-orang yang ingin menikmati jajanan klepon di Kota Kediri. Jajanan yang berwarna hijau dan memiliki tekstur lembut ini biasanya dibaluri dengan parutan kelapa dan berisikan gula merah yang lumer.

Sensasi ketika memakannya pun kalau orang Jawa menyebutnya yaitu “Moncrot neng njero”. Yang berarti muncrat atau menyembur di dalam. Hal tersebut memang terjadi ketika klepon digigit maka isian gula merah yang ada di dalamnya akan keluar dan memenuhi mulut.

Pusat produksi Klepon Miroso berlokasi di Dusun Wonosari, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Tempat produksinya pun sudah ada sejak tahun 1975. Pemilik pusat produksi klepon ini sekarang, Sringatun. Dia merupakan generasi ketiga dari pendiri Klepon Miroso.

Dulunya pemasaran klepon tersebut masih menggunakan cara konvensional, yaitu dengan berkeliling dari daerah ke daerah lain selama kurang lebih 2 tahun. Kemudian karena banyaknya peminat yang tidak sabar menunggu kelilingnya nenek dari Sringatun, datanglah langsung para pembeli klepon ke rumah produksi klepon.

Variasi dari produknya kini sudah bertambah dari yang dulunya hanya membuat klepon, cenil dan lupis. Pada 2 tahun terakhir ini mereka juga membuat produk es dawet dan es jus buah. Produk tersebut merupakan permintaan dari para pelanggan. “Lha itu es dawetnya juga buatan sendiri dan baru ada sekitar 2 tahun lalu, itupun juga permintaan pelanggan yang datang ke sini. Katanya kalau siang-siang datang enaknya juga sambil minum es,” Sringatun, kepada Koran Memo, Senin 11 April 2022.

Baca Juga:  Buka Tahu Nyuss, Modal Patungan

Penjualan dari produk Klepon Miroso pada saat ini sehari bisa mencapai 200 porsi, yang perporsinya dibandrol dengan harga Rp 4.000. Pembelinya tidak hanya berasal dari Kediri melainkan kota-kota lain seperti Surabaya, Malang, Tulungagung dan Nganjuk. Klepon Miroso juga bisa menerima pesanan untuk acara-acara dan hajatan.

Sringatun menjelaskan, lebih baik pemesanan dilakukan mepet-mepet saja agar tidak cepat basi. Karena klepon produksi Sringatun tidak memakai bahan pengawet dan kelapanya juga setiap hari dipasok.

Setiap hari, Klepon Miroso memproduksi klepon. Bahan bakunya disetori atau bekerja sama dengan orang lain. Jika bahan bakunya habis, ia tinggal menelepon penyuplai bahan baku tersebut. “Untuk bahan baku sendiri kami sudah memiliki langganan, jadi ketika bahan baku habis tinggal menelpon dan mereka akan mengantarkan bahan baku tersebut,” pungkasnya.

Bagi kalian para pecinta kuliner bila datang ke Kota Kediri wajib hukumnya untuk mencoba jajanan satu ini. Selain rasanya yang enak, Klepon Miroso juga merupakan jajanan warisan dari nenek moyang yang harus dijaga agar tetap lestari. (*)

Redaksi

Mandirikan Desa Sejahterakan Rakyat

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: