Pelatihan TIK bagi Siswa Percepat Gerakan Literasi Digital di Sekolah Dasar

Mahasiswa KKN 111 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan siswa siswi SDN Bejijong 2

MOJOKERTO – Desa Bejijong, Trowulan, Mojokerto memiliki potensi besar menjadi desa wisata dengan konsep Sustainable Tourism. Dalam mengusung konsep ini berpedoman pada pembangunan destinasi wisata berkelanjutan yang terdiri dari empat kategori. yaitu pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan, pemanfaatan ekonomi bagi masyarakat lokal, pelestarian budaya bagi masyarakat dan pengunjung, serta pelestarian lingkungan.

Oleh karena itu peran sumberdaya manusia (SDM) desa terutama kualitasnya menjadi bagian terpenting dalam mewujudkan desa wisata dengan konsep Sustainable Tourism. Namun, terlihat bahwa kemampuan digitalisasi masyarakat desa setempat dianggap masih kurang terfasilitasi. Dengan demikian diperlukan pembangunan guna memberdayakan akan terciptanya SDM yang lebih mumpuni.

Melihat hal itu, sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta angkatan ke-111 yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bejijong, Mojokerto, Jawa Timur, tergerak untuk melakukan pendampingan pelatihan TIK bagi siswa sekolah dasar di SDN Bejijong 2. Sebagai agen of change, gerakan ini dirasa menjadi pondasi awal SDM yang berkesinambungan terhadap konsep tersebut.

Baca Juga:  Kakao: Nafas Ekonomi dan Pendidikan Masyarakat Lembah Grime Jayapura

Pendidikan pada anak usia sekolah dasar memegang peranan penting dalam mengembangkan keterampilan dan kualitas peserta didik. Pemanfaatan teknologi, seperti komputer dan internet, memiliki peran vital dalam pembelajaran.

Sebagai generasi muda, siswa sekolah dasar (SD) merupakan aset masa depan bagi sebuah desa. Data BPS 2017 tentang Buta Aksara tidak menunjukkan prosentase menggembirakan pada anak-anak di bawah 15 tahun. Maka dari itu, perlu adanya upaya untuk menyiapkan mereka agar lebih siap terhadap tantangan globalisasi yang semakin masif.

Di samping itu, implementasi kurikulum merdeka semakin gencar dilakukan oleh pemerintah. Pelaksanaan pelatihan TIK bagi siswa SD merupakan salah satu langkah preventif dalam menyiapkan SDM untuk menyongsong Desa Bejijong sebagai desa wisata dengan konsep Sustainable Tourism di masa depan.

Pelatihan TIK di SDN Bejijong 2 juga dipersiapkan untuk menghadapi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Oktober 2023 mendatang. Untuk mendukung kegiatan pelatihan TIK yang diberikan kepada para siswa SDN Bejijong 2, pihak sekolah menyediakan 15 Chromebook.

Baca Juga:  KKN 41 Kolaborasi: Memelihara Tanaman Jeruk Lemon bersama PKK Desa Tanon
Kegiatan pendampingan pelatihan TIK bersama Mahasiswa KKN 111 UIN Sunan Kalijaga

Pelatihan TIK terfokus kepada anak-anak kelas 4 dan kelas 5. Adapun kegiatan yang dilaksanakan terbagi menjadi beberapa bagian; yaitu pengenalan perangkat komputer (hardware), cara mengetik yang baik, langkah mengakses internet, dan yang terakhir adalah melaksanakan ujian setelah serangkaian fokus pembelajaran dipaparkan.

Kegiatan pelatihan TIK yang diberikan oleh para mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dilaksanan dua minggu sekali, tepatnya pada hari Kamis dan Sabtu. Pelatihan ini berlangsung selama satu bulan penuh mulai dari pertengahan Juli sampai dengan pertengahan Agustus, dan dilaksanakan di ruang mushola SDN Bejijong 2.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan TIK yang diberikan untuk siswa kelas 4 setiap hari kamis serta untuk siswa kelas 5 dilaksanakan setiap hari sabtu. Untuk fasilitas Chromebook yang disediakan oleh pihak sekolah hanya berjumlah 15 buah, sehingga dalam pelaksanaannya setiap kelas dibagi menjadi 2 sesi.

Pada pelatihan di minggu pertama, siswa dikenalkan dengan perangkat keras yang digunakan, seperti keyboard, mouse, monitor, dll. Siswa juga diajarkan bagaimana cara mengaktifkan dan mematikan chromebook. Untuk minggu kedua dilanjutkan dengan pemberian materi seputar cara searching dan mengakses google document, serta menu-menu yang ada di dalamnya.

Baca Juga:  Pemberdayaan Masyarakat, KKN Kolaborasi 122 Gelar Bazar dan Branding Produk UMKM di Rest Area Bok Kembar Batuaji

Pada minggu ketiga siswa kelas 4 dan kelas 5 sudah mulai mengetik kalimat dengan format yang rapi, seperti rata kanan-kiri, tengah, huruf tebal dan lain sebagainya. Siswa juga dibekali cara mengetik menggunakan 10 jari untuk memudahkan mereka di masa mendatang. Pada pelatihan minggu pertama sampai ketiga ini siswa berhasil menangkap dan mempraktekkan semua materi yang didapat dengan baik. Pelatihan juga berlangsung secara baik dan kondusif. (Fradhika Maulidina, Mahasiswa KKN 111 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Tinggalkan Komentar