SLEMAN-Pemerintah Candongcatur mengadakan kegiatan malam tirakatan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-109 Kabupaten Sleman. Bertempat di Pendopo Kromoredjan Kalurahan Condongcatur, Rabu, 14 Mei 2025.
Kegiatan diikuti pamong kalurahan, BPKal, lembaga kemasyarakatan kalurahan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Condongcatur. Juga turut hadir kepala jawatan kemakmuran Kapanewon Depok.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, S.IP, M.IP membacakan sambutan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, SE, M.Si yang menyampaikan pesan bahwa malam tirakatan tidak hanya sebagai acara tradisi yang diadakan setiap peringatan hari jadi Kabupaten Sleman. Tetapi sebagai sarana untuk mengucap syukur kepada Allah Swt, Tuhan Yang maha Esa yang telah memberikan anugerah yang berwujud rezeki yang lancar, keselamatan, rahmat dan berkah kepada kita semua.
“Tirakatan yang kita lakukan pada malam ini, walaupun sederhana, tetapi penuh makna dan nasihat yang sangat dalam. Yaitu menjadi bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan berkah kepada Kabupaten Sleman yang telah memasuki usia ke- 109 tahun sehingga pada malam tirakatan mari berdoa agar para leluhur yang telah berjuang untuk kemajuan Kabupaten Sleman diberikan ganjaran yang setimpal. Dengan tirakatan ini juga menjadi sarana koreksi diri masing-masing agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik, bekerja dengan semangat melayani masyarakat, disiplin, jujur dan baik,” tuturnya.
Lebih lanjut bupati Sleman pada peringatan ke -109 Hari Jadi Kabupaten Sleman ini mempunyai harapan, pemerintah dan masyarakat Sleman dapat menyatu, golong gilig, dan guyub rukun. Kerja secara semangat gotong royong mewujudkan Sleman yang lebih maju, adil, makmur, lestari dan berkeadaban sesuai dengan tema peringatan hari jadi ke-109 yaitu “Gumolong Hanggayuh Mukti”.
Sementara itu, Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Depok, Isti Fajaroh, SP, MMA dalam sambutanya mewakili panewu Depok mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kalurahan Condongcatur yang tetap nguri nguri adat dan melaksanakan malam tirakatan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan berkah dan rahmat-Nya, sehingga Condongcatur dapat guyup rukun, nyawiji dan memperoleh banyak prestasi.
“Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Sleman nomor 12 tahun 1998 tentang Hari Jadi Kabupaten Sleman, bahwa Hari Jadi Kabupaten Sleman ditetapkan pada Senin Kliwon, 15 Mei 1916 atau 12 Rejeb 1846 tahun Je wuku wayang. Hari Jadi Kabupaten Sleman tersebut ditandai dengan Surya Sengkala Rasa Manunggal Hanggatra Negara yang dibaca 1916 (Tahun Masehi) dan Candra Sengkala Anggana Catur Salira Tunggal yang dibaca 1846 (Tahun Jawa),” jelas Isti Fajaroh.
Ditambahkan Isti Fajaroh, sesuai dengan Surat edaran Pemkab Sleman tentang pedoman peringatan Hari Jadi Ke-109 Kabupaten Sleman 2025, lembaga pemerintah, lembaga non pemerintah, badan usaha, dan masyarakat di lingkungan Kabupaten Sleman agar berpartisipasi dengan memasang bendera merah putih, spanduk, umbul-umbul, dan hiasan lain mulai 1 Mei 2025 sampai dengan 30 Mei 2025.
Kapanewon juga akan menyelenggarakan upacara peringatan hari jadi ke-109 Kabupaten Sleman besok pagi, Kamis 15 Mei 2025 pukul 07.30 dengan mengenakan pakaian tradisional Jawa Yogyakarta (Mataraman jangkep) dengan menggunakan Bahasa Jawa. “Sedangkan upacara di Kabupaten Sleman akan dilaksanakan pada sore harinya,” ungkapnya.
Selanjutnya acara doa dibacakan Drs Mujiyono anggota BPKal Condongcatur dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh lurah Condongcatur diserahkan kepada Dukuh Kayen yang belum lama dilantik pada 9 April 2025 yang lalu, sebagai simbol dari rasa syukur atas pemberian berkah, harapan untuk kemakmuran masyarakat Sleman di tahun yang akan datang. (*)








