Pepaya California Panen ke-11 Dapat 1,7 Ton

Panen ke-11 Pepaya California di Dusun Krasaan, Jogotirto, Berbah, Sleman, Minggu (1/10/2023). (Foto: Wiradesa)

SLEMAN – Usia panen Pepaya California cukup panjang. Masa petiknya sekitar dua tahun dari petik pertama pada pohon berusia 7 bulan. Waktu panennya setiap minggu sekali.

“Kebun pepaya yang kami tanam ini sudah petik ke-11,” ujar Ponijan, petani Krasaan, Jogotirto, Berbah, Sleman, kepada Wiradesa.co, Minggu 1 Oktober 2023.

Saat petik ke-11 pada Minggu kemarin, petani ini mendapat 1,7 ton atau 1.700 kilogram. Jika harga pepaya petik sendiri di kebun Rp 3.500 per kilogram, maka Ponijan mengantongi pendapatan Rp 5.950.000.

Pada petik ke-10 mendapat 2,3 ton dan petik ke-9 mendapat 2,2 ton. Waktu petiknya setiap hari Minggu atau seminggu sekali. Pembeli datang langsung ke kebun, untuk memetik sendiri.

Ponijan, petani pepaya di Padukuhan Krasaan, Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, menanam sekitar 2.500 pohon pepaya jenis California di lahan sekitar 2,5 hektar. Dia sewa lahan pelungguh atau tanah milik desa.

Usia produktif pohon Pepaya California sekitar dua tahun. Setiap pohon pepaya mulai berbuah sejak umur 7 bulan dan terus berbuah sampai dua tahun. Jadi dalam dua tahun akan memanen 96 kali.

Baca Juga:  Siklon Tropis Anggrek, Curah Hujan Tinggi, Kecepatan Angin Meningkat, Ombak Tinggi

Jika setiap petik rata-rata mendapat 1 ton atau 1.000 kilogram, maka pendapatan petani Pepaya California dalam dua tahun sekitar Rp 336.000.000.

Petani pepaya ini melakukan penanaman bibit Pepaya California secara bertahap. Ada lima tahap penanaman pohon pepaya di lahan sekitar 2,5 hektar. Pada awal tanam sampai usia 7 bulan, di sela tanaman pepaya, ditanami cabai, timun, bayam, dan berbagai tanaman sayuran.

Dengan sistem tumpangsari tersebut, petani tidak hanya mendapatkan uang dari hasil buah Pepaya California saja, tetapi juga dari berbagai jenis tanaman sayuran. (*)

Tinggalkan Komentar