YOGYAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menilai pelaku ekonomi kreatif di Yogyakarta memiliki kualitas dan daya saing yang baik. Produk-produk ekonomi kreatif yang dihasilkan layak ditampilkan dalam ajang “ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023”.
“Agar UMKM kita bisa go internasional, pelaku UMKM yang ikut dalam acara Kelana Nusantara ini perlu dikurasi untuk kemudian kita tampilkan di ASEAN Tourism Forum ini. Sehingga mimpi kita untuk UMKM goes internasional dapat terwujud,” kata Menparekraf Sandiaga dalam acara “Kelana Nusantara”, di Netes Cafe, Yogyakarta, Jumat (1/7/2022).
Menurut Sandiaga, salah satu produk unggulan yang bisa ditampilkan adalah produk kuliner tahu bakso. Tahu bakso ini sangat diminati oleh wisatawan di seluruh ASEAN, karena rasanya gurih dan cukup mengenyangkan. Namun, harus didukung dengan kemasan yang berkualitas.
“Saya sudah keliling ke Myanmar sampai ke Filipina, tahu bakso itu favorit. Jadi nanti mungkin menurut saya ini perlu kita kemas dengan baik, kita tampilkan sebagai salah satu produk yang kita unggulkan di ASEAN Tourism Forum. Ini salah satu cara kita untuk masuk ke pasar internasional,” ujar Sandiaga.
Menparekraf Sandiaga mengingatkan, pelaku usaha harus mampu meningkatkan kreativitas dan inovasi. Mengingat perkembangan digitalisasi yang semakin cepat, maka dua aspek tersebut adalah modal utama yang sangat diperlukan.
Saat ini, Yogyakarta mengalami peningkatan kunjungan wisatawan yang cukup signifikan. Untuk weekdays keterisian kamar hotel mencapai angka 70 – 80 persen, sementara pada saat weekend nyaris mencapai 100 persen.
Peluang ini harus dimanfaatkan secara optimal. Dengan kehadiran program-program pelatihan dan pendampingan dari Kemenparekraf/Baparekraf seperti Kelana Nusantara, Apresiasi Kreasi Indonesia, hingga Workshop Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong terbukanya peluang usaha.
Pada tahun 2022 ini, Menparekraf Sandiaga menargetkan tercipta sebanyak 1,1 juta lapangan kerja baru. Untuk tahun 2024 targetnya 4,4 juta.








